Potensi ekstrak etanol daun kemangi sebagai sediaan antistres untuk ayam petelur
Abstract
Ayam petelur tergolong mudah tercekam oleh perubahan lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur respons leukosit ayam petelur terhadap pemberian ekstrak etanol daun kemangi dan membuktikan adanya efek antistres pada kemangi. Sebanyak 16 ekor ayam petelur dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan dengan 4 kali ulangan pada setiap kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan I ialah kelompok kontrol yang dicekok akuades (K), kelompok perlakuan II, III, dan IV dicekok ekstrak etanol daun kemangi dengan dosis 1 (P1), 2 (P2), dan 3 mg/kg bb (P3). Darah ayam penelitian diambil pada saat ayam berumur 17–20 minggu serta diamati jumlah butir darah putih dan diferensiasi leukositnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun kemangi dosis 2 dan 3 mg/kg bb dapat mempertahankan jumlah butir darah putih ayam petelur. Pemberian ekstrak etanol daun kemangi tidak menyebabkan stres pada ayam petelur yang diketahui dari rasio H/L yang mendekati kontrol (K). Flavonoid yang terdapat pada ekstrak etanol daun kemangi berpotensi meningkatkan efek antistres pada ayam petelur.
