View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Chemistry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Isolasi lakase dari jamur pelapuk putih PSM01 dengan teknik kromatografi penukar ion dan filtrasi gel

      Thumbnail
      View/Open
      Fultext (1.122Mb)
      Date
      2000
      Author
      Yanti
      Hawab, Mansjur
      Idiyanti, Tami
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Aplikasi enzim dalam industri pulp dan kertas mulai berkembang pesat sejak pertengahan tahun 1980, terutama dalam proses pemutihan pulp kraft atau sulfat (Bajpai, 1999). Pemutihan pulp berarti penghilangan residu lignin dari pulp kimia yang bertujuan untuk meningkatkan derajat keputihan. kertas dan memperbaiki mutu kertas Proses penghilangan pulp sulfat hanya menghilangkan sekitar 90% lignin, sedangkan residu lignin 10% akan tertinggal dalam pulp berupa senyawaan dengan struktur terkonyugasi seperti kuinon, katekol kompleks, kalkon, dan stilbena. Senyawaan ini akan menyebabkan pulp berwarna kecoklatan. Awalnya penghilangan residu lignin dilakukan secara kimiawi dengan proses klorinasi, dilanjutkan dengan ekstraksi alkalin (Loras, 1980). Klorin berikatan dengan lignin dan komponen pulp lainnya membentuk substansi organik klorin yang bersifat toksik, mutagen, dan karsinogenik dengan kadar lignin yang tinggi (Ander et al., 1977; Eriksson et al., 1979). Limbah pulp ini mencemarkan lingkungan dan perlu diolah kembali dengan cara delignifikasi oksigen, memperpanjang waktu pemasakan pulp, atau mengganti klorin dengan ozon atau hidrogen peroksida. Cara tersebut dapat menghilangkan klorin dalam pemutihan pulp sulfat, tapi kurang efektif karena memerlukan berbagai proses modifikasi dan biayanya mahal. Penelitian mulai beralih kepada pemutihan pulp sulfat secara biologis dengan memanfaatkan mikroorganisme secara langsung. Kirk & Chang (1981) melaporkan bahwa jamur pelapuk putih sebagai produsen enzim pendegradasi lignin sangat efektif digunakan dalam proses delignifikasi pulp sulfat. Tetapi pemanfaatan jamur secara langsung dalam proses tersebut memerlukan waktu selama 5 hari, sedangkan proses klorinasi di pabrik pulp dan kertas hanya berlangsung selama 18 jam sehingga kapasitas produksinya lebih sedikit ....
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131425
      Collections
      • UT - Chemistry [2295]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository