Pendugaan proporsi serangan OPT penggerek batang di Propinsi Jawa Barat dengan pendekatan metode rantai markov dan pemulusan eksponensial
View/ Open
Date
2000Author
Djuariah, Siti
Sumertajaya, I Made
Purnaba, I. G. P.
Metadata
Show full item recordAbstract
Di Indonesia OPT penggerek batang menempati urutan kedua setelah tikus yang menyebabkan susut hasil produksi yang tinggi di sebagian propinsi dan lahan yang terluas terkena adalah pada Propinsi Jawa Barat. Terjadinya selisih waktu antara informasi yang dibutuhkan dengan informasi yang tersedia merupakan alasan utama dilakukan peramalan. Metode peramalan yang akan digunakan yaitu metode rantai Markov. Sebagai pembanding digunakan metode deret waktu(pemulusan eksponensial).
Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa untuk proporsi serangan OPT penggerek batang terdapat 12 model peluang rantai Markov yang mewakili setiap bulannya. Dari model rantai Markov dihasilkan nilai MAPE=127.92. Model peramalan untuk proporsi serangan dengan menggunakan metode pemulusan eksponensial tunggal, model yang sesuai didapat pada nilai a=0.8 dan nilai MAPE yang dihasilkan sebesar 84.15
Pada rantai Markov nilai MAPE didapat dengan mencari nilai harapan yang merupakan hasil perkalian peluang pada matriks transisi dengan nilai tengah pada selang proporsi serangan, sehingga untuk kasus bulan Januari dimana pada bulan tersebut proporsi serangannya menyebar antara state I sampai state. 6 hal ini mengakibatkan nilai ramalan pada bulan Januari menjadi besar yang secara tidak langsung mengakibatkan nilai MAPE pada metode rantai Markov menjadi besar.
Oleh karena itu jika pada bulan Januari tidak dimasukkan dalam perhitungan untuk mendapatkan nilai kesesuaian MAPE, maka nilai MAPE yang didapat pada metode rantai Markov menjadi 44.75 sedangkan untuk nilai MAPE pada pemulusan eksponensial menjadi 84.15.
