Diferensiasi leukosit Mencit (Mus musculus) yang diberi pretreatment pada penyiapan hewan untuk penelitian biomedis Pembimbing Estuningsih, Sri;Esfandiari, Anita
View/ Open
Date
2015Author
Saptorini, Indri
Estuningsih, Sri
Esfandiari, Anita
Metadata
Show full item recordAbstract
Di Indonesia, penyediaan hewan percobaan yang memenuhi syarat masih
sedikit dan secara nominal tergolong relatif mahal. Oleh karena itu perlu
dilakukan suatu tindakan untuk mendapatkan hewan percobaan yang berkualitas
baik. Salah satu usaha untuk mendapatkan hewan dengan kualitas yang lebih baik
adalah melakukan tindakan pretreatment. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
melihat gambaran leukosit mencit (Mus musculus) yang diberi obat-obatan
pretreatment meliputi anthelmentik, antibiotika dan antiprotozoa untuk penyiapan
hewan percobaan agar kualitasnya lebih baik. Penelitian ini menggunakan 36 ekor
mencit (Mus musculus) masing-masing 18 ekor mencit jantan dan 18 ekor mencit
betina dengan umur 34
minggu saat diberi pretreatment. Mencit dibagi menjadi 6
kelompok berdasarkan perlakuan pemberian obat yaitu kelompok 1 diberi
anthelmentik saja, kelompok 2 diberi anthelmentik dan antibiotika, kelompok 3
diberi anthelmentik dan antiprotozoa, kelompok 4 diberi anthelmentik, antibiotika
dan antiprotozoa, kelompok 5 mencit alas kain tanpa pemberian obat-obatan
pretreatment dan kelompok 6 mencit alas serutan kayu tanpa pemberian obatobatan
pretreatment. Darah dikoleksi sebelum dan sesudah pemberian obat-obatan
pretreatment. Hasil diamati dibawah mikroskop cahaya dengan perbesaran
10x100 dan dengan bantuan software Digital Eyepiece Camera. Hasil yang
didapatkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara kontrol alas kain
dengan masing-masing kelompok perlakuan. Terjadi peningkatan dan penurunan
masing-masing jenis sel leukosit namun hal tersebut masih dalam interval normal.
Secara umum pemberian obat-obatan pretreatment dilihat dari diferensial
leukositnya lebih baik dibandingkan dengan mencit konvensional, terutama pada
kelompok pemberian anthelmentik, antibiotika dan antiprotozoa yang
menunjukkan hasil lebih baik.
