View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Mathematics
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Mathematics
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Model matematika dalam keanekaragaman hayati

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.807Mb)
      Date
      2000
      Author
      Yakub, Maria Sylvana Ulhasanah
      Sianturi, Paian
      Purnaba, I Gusti Putu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tugas akhir ini dilakukan untuk menganalisis model matematika yang digunakan dalam menelaah masalah keanekaragaman hayati. Indeks keanekaragaman adalah ukuran yang menunjukkan tingkat keanekaragaman hayati pada suatu komunitas. Semakin besar nilai indeks keanekaragaman, maka keanekaragaman spesies pada komunitas tersebut semakin tinggi. Ada tiga buah indeks keanekaragaman yang digunakan, yaitu indeks Shannon, indeks Brillouin, dan indeks Simpson. Indeks Shannon digunakan pada komunitas berukuran besar yang memerlukan penarikan contoh; sedangkan indeks Brillouin digunakan pada komunitas yang disensus. Indeks Simpson dapat digunakan pada komunitas yang disensus maupun yang tidak disensus. Indeks keanekaragaman hirarki adalah indeks keanekaragaman yang melibatkan hirarki taksonomi. Indeks keanekaragaman pada komunitas yang melibatkan lebih dari satu tingkatan dalam hirarki taksonomi merupakan jumlah dari keanekaragaman pada masing-masing tingkatan hirarki tersebut. Selain indeks keanekaragaman tersebut, ukuran keanekaragaman yang lain adalah berupa model kelimpahan spesies. Pada model kelimpahan spesies, dipertimbangkan banyaknya individu tiap spesies. Model ini dibedakan atas model partisi sumberdaya dan model statistik. Pada model partisi sumberdaya, sumberdaya yang tersedia dipilah-pilah menurut spesies yang terdapat dalam komunitas tersebut. Model niche preemption dan model broken-stick membahas masalah ini. Pada model statistik, pembahasan ditekankan pada bentuk sebaran kelimpahan spesies. Sebaran yang biasa digunakan adalah sebaran binom negatif terpenggal, sebaran logseries, dan sebaran lognormal. Hubungan antara banyaknya individu dan banyaknya spesies ditunjukkan dalam suatu kurva kolektor (collector's curve). Persamaan kurva ini diperoleh dengan cara menurunkan persamaan-persamaan yang melibatkan banyaknya individu dan banyaknya spesies dalam komunitas.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131252
      Collections
      • UT - Mathematics [1487]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository