Pengelolaan Tenaga Kerja Panen dan Sistem Pengangkutan Tandan Buah Segar Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Agrowiyana, Jambi
Abstract
Tujuan umum kegiatan magang adalah membandingkan keterkaitan antara pengetahuan yang diterima selama perkuliahan dengan keadaan di lapangan, meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan di lapang, dan pengalaman manajerial pada berbagai level pekerjaan. Tujuan khusus dari kegiatan magang adalah menganalisa pengelolaan tenaga kerja panen dan sistem pengangkutan dengan harapan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi kegiatan pemanenan. Didalamnya dianalisa faktor faktor yang mempengaruhi kualitas panen dan pengangkutan tandan buah segar (TBS) ke pabrik.
Pengumpulan data dan informasi dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dari kebun meliputi letak geografis dan batas-batas wilayah, keadaan tanah dan iklim, tata guna lahan, kondisi pertanaman, organisasi dan manajemen, dan norma kerja di lapang. Data primer dipusatkan pada kegiatan panen dan sistem pengangkutan.
Pengambilan contoh tenaga kerja panen dilakukan dengan cara stratifikasi, yang merupakan cara pengambilan contoh dengan mengharuskan populasi besar dikelompokkan menjadi beberapa sub populasi yang memiliki anggota contoh yang relatif homogen. Tiap kemandoran merupakan sub populasi. Pengambilan contoh dilakukan terhadap 30 orang dari sub populasi yang berbeda. Penilaian prestasi tenaga kerja panen dikelompokkan berdasarkan variabel umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, lama masa kerja, pekerjaan sebelumnya, hubungan antar sesama pemanen, serta frekuensi pengawasan dan arahan kerja atasan terhadap bawahan. Korelasi antar beberapa variabel di atas terhadap produksi tenaga kerja panen diuji dengan uji korelasi rank Spearman.
Kegiatan teknis budidaya yang dilakukan adalah pembibitan, sensus pokok, pemupukan, dongkel anak kayu dan slashing, circle spraying, pemeliharaan jalan dan jembatan, penunasan, kegiatan panen, dan pengangkutan TBS…dst
