View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian Bahan Organik, Kapur dan Belerang terhadap produksi biomasa, kadar dan Serapan Belerang pada Tanaman Jagung (zea mays) di Tanah Podsolik (Typic hapludults) dari Jasinga

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.992Mb)
      Date
      2005
      Author
      Simanjuntak, Rudman H.
      Situmorang, Rykson
      Sutandi, Atang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Belerang merupakan salah satu unsur hara makro esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman, belerang sangat berperan dalam metabolisme tanaman dan ikut menyusun asam amino sistein dan metionin serta berperan dalam pembentukan klorofil. Kekahatan belerang pada tanaman jagung ditandai dengan daun tua yang menguning, tanaman kerdil, dan perakaran lebih panjang dari normal. Pengapuran mampu meningkatkan ketersediaan belerang. selain itu pemberian Bahan organik mampu meningkatkan ketersediaan belerang. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari produksi biomasa, Kadar dan Serapan belerang oleh tanaman Jagung pada beberapa tingkat pemberian bahan organik, kapur dan belerang pada Podsolik dari Jasinga. Penelitian ini dilakukan kurang lebih 6 bulan, dimulai dari bulan Agustus sampai Januari 2005. Lokasi penelitian dilakukan dirumah kaca Cikabayan, analisis tanah dan tanaman dilakukan di Laboratorium Kimia Departemen Tanah. Rancangan percobaan yang dipakai adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 faktor (Bahan organik, Kapur dan Belerang) dan 3 kali ulangan yaitu pukan sapi dengan taraf 0, 2.5%, Kapur dengan taraf 0, 1 setara Al-dd dan Belerang dalam bentuk Gips dengan Taraf 0, 6.56 g/pot, 13.12 g/pot, 19.68 g/pot. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah sidik ragam dan uji Duncan. Hasil analisis Kimia tanah menunjukkan bahwa tanah Podsolik Jasinga mempunyai pH masam yaitu 4.51. kandungan C-organik sedang (2.11%), P- tersedia juga sedang (9.9 ppm), kejenuhan Al yang sangat tinggi (72,91%), KTK tinggi (28.01 me/100g), S-total tergolong rendah (98.34 ppm) dan memiliki kadar liat yang tinggi (70.66 %). Hasil penelitiaan ini menunjukkan bahwa penambahan bahan organik, kapur kedalam tanah memberikan pengaruh yang nyata terhadap bobot kering sedangkan belerang tidak berpengaruh nyata. Pengapuran pada tanah cenderung meningkatkan pH tanah (4.22-4.50). Pemberian bahan organik, kapur memberikan pengaruh yang nyata terhadap serapan belerang, sedangkan pemberian belerang dan interaksi ketiga parameter tidak berpengaruh nyata pada serapan belerang. Pemberian kapur dan belerang berpengaruh nyata terhadap kadar belerang dan meningkat dengan semakin tinggi taraf belerang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131180
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository