View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pendugaan Nilai Heterosis dan Daya Gabung serta Penampilan Beberapa Genotipe Pepaya (Carica Papaya L.) Hasil Persilangan Half Diallel

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.552Mb)
      Date
      2005
      Author
      Magandhi, Mahat
      Sujiprihati, Sriani
      Syukur, Muhamad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Tajur I Pusat Kajian Buah-buahan Tropika IPB pada bulan Januari hingga Juni 2005. Penelitian ini bertujuan untuk menduga nilai heterosis, daya gabung umum (DGU) dan daya gabung khusus (DGK). serta mengevaluasi penampilan beberapa genotipe pepaya hasil persilangan half diallel. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 15 genotipe pepaya yang atas lima genotipe tetua dan 10 genotipe persilangan half diallel. terdiri Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal dengan empat ulangan, sehingga total seluruhnya yaitu 75 satuan percobaan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai heterosis diantara genotipe-genotipe yang diuji. Secara umum genotipe-genotipe yang diuji memiliki nilai heterosis dan heterobeltiosis yang rendah. Nilai tengah genotipe hasil persilangan umumnya berada diantara nilai tengah kedua tetuanya. Genotipe-genotipe yang diuji memiliki tingkat keragaman yang tinggi untuk nilai DGU dan DGK. Nilai DGU tertinggi secara umum dimiliki oleh IPB 1 kecuali untuk peubah kedudukan bunga pertama dan diameter tanaman saat berbunga fertil pertama. Genotipe IPB 10 x IPB 5 memiliki nilai DOK yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan genotipe hasil persilangan lainnya untuk semua peubah yang diamati. Ragam aditif yang diperoleh lebih besar untuk semua peubah yang diamati kecuali peubah umur tanaman berbunga fertil pertama yang mengindikasikan bahwa peran gen aditif lebih besar daripada peran gen dominan. Dengan demikian belum tepat dilakukan untuk pembentukan suatu genotipe hibrida. Terdapat perbedaan yang sangat nyata diantara genotipe yang diuji untuk karakter. Secara umum genotipe IPB 10 x Str 6-4 memiliki karakter tinggi semua tanaman saat berbunga pertama dan fertil pertama yang lebih rendah, berdiameter batang yang lebih besar, dan umur berbunga yang lebih cepat (genjah) dibandingkan dengan genotipe yang diuji lainnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/131060
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository