Perubahan penutupan lahan dan faktor penyebabnya di Cagar Alam Gunung Papandayan
View/ Open
Date
2015Author
Pramitalia, Ineke Ayun
Prasetyo, Lilik Budi
Mulyana, Dadan
Metadata
Show full item recordAbstract
Gunung Papandayan telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam (TWA)
yang semula bagian dari Cagar Alam (CA). Gunung ini telah meletus tahun 2002,
yang mengakibatkan perubahan struktur vegetasi. Selain ini dinamika perubahan
penutupan lahan juga sangat dipengaruhi aktivitas masyarakat di sekitar kawasan.
Teknologi penginderaan jauh dan Sistim Informasi Geografi (SIG) dapat
digunakan untuk pemantauan dan identifikasi perubahan secara reguler. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui perubahan penutupan lahan dan faktor
penyebabnya pada periode tahun 1990, 2002 dan 2013. Hasil analisis
menunjukkan bahwa jenis tutupan lahan yang mengalami perubahan tertinggi
pada tahun 1990–2002 adalah hutan pegunungan menjadi semak belukar seluas
1019.29 ha. Adapun perubahan tutupan lahan terbesar yang terjadi pada tahun
2002-2013, yaitu semak belukar menjadi hutan pegunungan seluas 793.07 ha.
Fakta tersebut mengindikasikan bahwa kerusakan yang pernah terjadi pada tahun
2002, sebagian telah bersuksesi menjadi hutan kembali
