Pemodelan kurva produksi minyak bumi dengan menggunakan model ARIMA: studi kasus sumur produksi BJG135 PT Pertamina UBEP Jambi
View/ Open
Date
2010Author
Muchisha, Nadya Dwi
Djuraidah, Anik
Angraini, Yenni
Metadata
Show full item recordAbstract
NADYA DWI MUCHISHA. Pemodelan Kurva Produksi Minyak Bumi dengan Menggunakan
Model ARIMA (Studi Kasus: Sumur Produksi BJG 135 PT Pertamina UBEP Jambi). Dibimbing
oleh ANIK DJURAIDAH dan YENNI ANGRAINI.
Minyak dan Gas bumi (MGB) merupakan sumber energi yang penting di dunia. Bagi
Indonesia, MGB memberikan kontribusi yang sangat besar dalam devisa. Kontribusi MGB ini
perlu didukung oleh kegiatan usaha hulu Migas, yang termasuk di dalamnya eksplorasi dan
produksi (EP). Pengetahuan tentang potensi sumur produksi minyak bumi untuk berproduksi di
masa depan merupakan hal yang penting guna mendukung usaha hulu migas. Melihat adanya
kepentingan tersebut, penelitian ini mencoba untuk memodelkan rata-rata produksi bulanan
minyak bumi dari suatu sumur produksi minyak bumi. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan
data rata-rata produksi kotor (gross) dan bersih (net) bulanan pada sumur produksi BJG135 milik
PT Pertamina UBEP Jambi. Penelitian ini menggunakan pemodelan ARIMA (Autoregressive
Integrated Moving Average) dengan faktor lain selain faktor waktu dianggap tetap. Pemodelan
gross menghasilkan model ARIMA(1,1,1) sebagai model terbaik dengan persentase kesalahan
peramalan sebesar 17.99%. Sementara pemodelan net menghasilkan model ARIMA(0,1,1) dengan
persentase kesalahan peramalan sebesar 11.39%. Hasil peramalan beberapa periode ke depan dari
model-model yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi salah satu acuan dalam penentuan potensi
sumur produksi BJG135.
