Analisis pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap kualitas pembangunan manusia kabupaten/kota Propinsi Jawa Barat
Abstract
Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis perkembangan IPM Jawa Barat melalui komponen-komponen penyusun IPM seperti angka harapan hidup, angka melek huruf, rata-rata lama sekolah dan paritas daya beli yang ada di Kabupaten/Kota, serta pengaruh PAD dan Dana Perimbangan terhadap IPM di Propinsi Jawa Barat.
Metode Analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode panel data. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yang diambil dari berbagai sumber. Sumber data diperoleh dari: 1) Badan Pusat Statistik (BPS), 2) Publikasi BPS Jawa Barat, 3) Publikasi beberapa penelitian terdahulu. Periode analisis pada penelitian ini adalah tahun 2002 sampai tahun 2009.
Dari hasil penelitian, IPM seluruh Kabupaten dan Kota di Propinsi Jawa Barat mengalami peningkatan. Peningkatan IPM didukung oleh peningkatan komponen-komponen penyusun IPM yaitu angka melek huruf, rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, dan paritas daya beli yang juga meningkat sehingga berimplikasi terhadap peningkatan IPM. Peningkatan IPM juga didukung oleh tingkat pengelolaan sumber keuangan yang efektif dan digunakan untuk pengeluaran pembngunan. Berdasarkan hasil estimasi pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap IPM, komponen PAD yang berpengaruh terhadap IPM adalah pajak daerah, dan retribusi daerah. Komponen dana perimbangan yang berpengaruh terhadap IPM adalah dana bagi hasil dan dana alokasi umum.
Pajak yang digunakan untuk pengeluaran pembangunan seperti pemeberian modal kepada masyarakat dapat meningkatkan daya beli masyarakat sehingga meningkatkan IPM. Retribusi daerah mencerminkan pelayanan publik yang diterima masyarakat, semakin tinggi pelayanan publik yang diterima seperti pelayanan kesehatan akan berdampak pada indeks kesehatan sehingga akan meningkatkan IPM. Dana alokasi umum berpengaruh terhadap IPM karena salah satu faktor pemberian dana alokasi umum adalah IPM semakin tinggi IPM semakin tinggi dana alokasi umum yang diterima daerah. Dana bagi hasil berpengaruh terhadap IPM karena salah satu penerimaan dana bagi hasil dari minyak dan gas alam sebesar 0,5 persen dialokasiakan untuk pendidian dasar, sehingga dengan alokasi terhadap pendidikan dasar akan meningkatkan indeks pendidikan dan berakibat terhadao peningkatan IPM.
