View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Distribusi, Karakterisasi Molekuler, dan Pengelolaan Terpadu Virus pada Kacang Tanah (Arachis hypogaea L) Di Sulawesi Selatan.

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (513.8Kb)
      Fulltext (3.635Mb)
      Lampiran (320.5Kb)
      Date
      2023
      Author
      Kasim, Niken Nur
      amayanti, Tri Asmira D
      Hidayat, Sri Hendrastuti
      Santoso, Sugeng
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kacang tanah ditanam secara luas di Indonesia sepanjang tahun secara monokultur dan sebagai tanaman sela. Sulawesi Selatan merupakan provinsi penghasil kacang tanah terbesar kedua di luar Jawa, setelah Nusa Tenggara Barat. Sejak tahun 2016, luas dan produksi kacang tanah mengalami penurunan di Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan. Penyebaran infeksi virus tanaman merupakan salah satu faktor penyebab penurunan produksi. Informasi keberadaan dan sebaran virus-virus pada kacang tanah seperti Peanut mottle virus (PMoV), Bean common mosaic virus strain peanut stripe virus (BCMV-PSt), Peanut mosaic virus (PMV), Cowpea mild mottle carlavirus (CPMMV), dan Peanut bud necrosis virus (PBNV) masih terbatas di Pulau Jawa. Virus yang telah dilaporkan menginfeksi kacang tanah di Sulawesi Selatan adalah BCMV-Pst, namun keberadaan virus lainnya belum diketahui. Pengelolaan virus pada kacang tanah mengandalkan penggunaan insektisida. Penelitian bertujuan untuk menentukan jenis, frekuensi, sebaran, identitas virus yang menginfeksi kacang tanah di Sulawesi Selatan; memperoleh identitas molekuler virus yang dominan dan virus yang belum pernah dilaporkan menginfeksi pada tanaman kacang tanah di Provinsi Sulawesi Selatan; mengidentifikasi faktor-faktor pemicu perkembangan penyakit virus kacang tanah; dan mengkaji efektivitas beberapa paket pengelolaan virus tular kutudaun secara terpadu pada kacang tanah di lapangan. Survei dan sampel tanaman bergejala diambil dari pertanaman kacang tanah yang terdapat pada 8 kabupaten. Frekuensi dan sebaran virus diketahui berdasarkan hasil deteksi secara serologi dengan metode dot immunobinding assay (DIBA) dan diidentifikasi menggunakan teknik Next Generation Sequencing (NGS) dan dikonfirmasi dengan menggunakan metode Reverse transcription - Polymerase Chain Reaction (RTPCR). ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130947
      Collections
      • DT - Agriculture [773]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository