View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Gambaran darah sebelum dan sesudah enterotomi pada kucing betina lokal

      Thumbnail
      View/Open
      Fultext (2.188Mb)
      Date
      2000
      Author
      Magdalena, Shinta
      Prawiradisastra, Sunarya
      Gunanti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Enterotomi adalah penyayatan/operasi pada usus hewan. Adapun tujuan dari operasi antara lain untuk mengambil benda asing yang masuk ke dalam usus hewan seperti batu, kaca dan adanya kelainan (tumor) pada usus. Pada operasi ini, pendarahan dan kerusakan jaringan selalu terjadi. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan perubahan gambaran darah sesudah operasi. Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan gambaran darah sebelum dan sesudah operasi sehingga dapat diketahui sampai berapa lama gambaran darah kembali ke normal. Dalam penelitian ini dipakai 16 ekor kucing betina lokal yang berumur antara 1-3 tahun dengan berat badan sekitar 2-3 Kg dengan status present baik (sehat). Parameter yang diamati adalah jumlah eritrosit, leukosit, hemoglobin, hematokrit, dan diferensiasi leukosit (neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil, basofil). Metode pemeriksaan darah yang digunakan adalah hemositometer, acid hematin dilution tipe Sahli, mikrohematokrit dan preparat ulas darah. Pemeriksan darah dilakukan sebelum operasi dan hari ke dua, empat dan enam sesudah operasi. Hasil pemeriksaan gambaran darah dilakukan dengan uji hipotesa terhadap keberhasilan operasi yaitu dengan uji One-Way Anova. Penelitian menghasilkan bahwa gambaran darah (eritrosit, hemoglobin dan hematokrit) sesudah enterotomi tidak menunjukkan adanya perbedaan yang nyata terhadap gambaran darah sebelum operasi (P>0,05). Leukositosis yang ditunjukkan dengan kejadian neutrofilia (+126,90%) terjadi pada hari ke-2 sedang jumlah limfosit, monosit, eosinofil dan basofil sebelum dan sesudah operasi tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini, gambaran darah kucing yang di enterotomi akan kembali seperti semula seperti sebelum dioperasi setelah hari ke enam operasi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130899
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository