Efektivitas Subsidi Pupuk dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Kabupaten Sukabumi
View/ Open
Date
2014Author
Sari, Wulan Pebdianti Permata
Mulatsih, Sri
Metadata
Show full item recordAbstract
Indonesia adalah negara agraris yang kaya akan sumber daya alam dan
sumber daya manusia yang melimpah, sehingga sektor pertanian menjadi prioritas
utama dan mendapat perhatian dari pemerintah. Selain itu, pertanian merupakan
sektor yang mempunyai peranan strategis dalam perekonomian Indonesia. Hal ini
berkaitan dengan fungsinya sebagai penyedia bahan pangan, penyedia lapangan
pekerjaan, dan sumber devisa bagi negara. Oleh karena itu, terdapat berbagai
kebijakan pemerintah yang mendukung produksi sektor pertanian. Salah satu
kebijakan ini adalah kebijakan subsidi pupuk. Kebijakan subsidi pupuk
merupakan salah satu dari kebijakan fiskal pemerintah yang ditujukan kepada
petani dengan tujuan meningkatkan produksi pertanian. Kebijakan ini
dilaksanakan berdasarkan enam indikator keberhasilan yaitu tepat jenis, jumlah,
harga, mutu, tempat, dan waktu.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas kebijakan
subsidi pupuk, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi,
dan menganalisis elastisitas produksi padi. Pengamatan dan wawancara dilakukan
di daerah penghasil padi yaitu di Kabupaten Sukabumi yang di ambil dengan
metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah metode
deskriptif kuantitatif dan kualitatif, serta metode regresi linier berganda. Hasil
penelitian menunjukan bahwa kebijakan subsidi pupuk masih dikategorikan
belum efektif berdasarkan dua indikator utama, yaitu tepat harga dan tepat jumlah.
Hasil regresi menunjukan bahwa variabel pupuk, bibit, tenaga kerja, dan sewa alat
pertanian mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi. Hal
ini berarti bahwa apabila terjadi perubahan terhadap faktor-faktor tersebut maka
akan berpengaruh terhadap produksi padi. Elastisitas pupuk, bibit, tenaga kerja,
sewa alat pertanian, dan pestisida mempunyai nilai elastisitas kurang dari satu,
sehingga digolongkan bersifat inelastis. Pemerintah harus selalu mendukung
faktor-faktor tersebut agar produksi optimal. Serta peran dari berbagi pihak yang
terkait dan penegak aturan-aturan juga dapat membantu dalam peningkatan
efektivitas kebijakan subsidi pupuk
