Analisa kandungan logam berat Hg, Pb, Cd, Cu, dan As pada beberapa jenis ikan konsumsi
View/ Open
Date
1998Author
Setyowati, Dwiyani Budi
Nurjanah
Suwandi, Ruddy
Metadata
Show full item recordAbstract
Memasuki era pasar bebas 2003, ikan sebagai salah satu sumber kekayaan alam Indonesia dapat
menjadi produk yang kompetitif dan diandalkan. Selain bernilai gizi tinggi, ikan juga mempunyai
harga yang relatif murah. Tetapi perairan tempat hidup ikan, misalnya perairan Teluk Jakarta, telah
diidentifikasi tercemari sejumlah logam berat yang dapat mengganggu kesehatan manusia.
Untuk mengetahui lebih jauh keamanan dalam mengkonsumsi ikan dan kandungan gizi dari ikan-ikan
konsumsi tersebut, maka diadakan analisa kandungan logam berat (Hg, Pb, Cd, Cu, dan As) pada
beberapa jenis ikan konsumsi dan analisa proksimat untuk mengetahui kandungan gizinya. lkan-ikan
yang dianalisa ini diperoleh dari Muara Angke, tempat penjualan ikan terbesar di Jakarta, dan
berlokasi di dekat Teluk Jakarta. Di tempat ini, dijual berbagai jenis ikan, antara lain ikan
kakap merah, kembung, bawal hitam, tongkol, dan ikan beronang.
Dari hasil analisa ditemukan bahwa daging ikan kakap merah mengandung Pb sebesar 2,029 -
13, 271 ppm; Cd 0,091 - 0,745 ppm; Cu berkisar dari di bawah 0,03 sampai 0,850 ppm; Hg dari di
bawah 0,0005 sampai 0,05 ppm; dan As sebesar 0,01 - 0,05 ppm. Hasil yang diperoleh tersebut
menunjukkan bahwa logam Pb pada ikan kakap telah melebihi ambang batas yang telah ditetapkan oleh FAO, yaitu sebesar 2 ppm.
