View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Permintaan dan Penawaran Tenaga Kerja Perempuan di Pulau Jawa

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (651.7Kb)
      Date
      2012
      Author
      Laili, Merry
      Hartoyo, Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ketenagakerjaan merupakan masalah yang selalu menjadi perhatian utama pemerintah dari waktu ke waktu. Permasalahan ini menjadi penting karena kaitannya dengan kesejahteraan masyarakatnya yang meliputi aspek sosial dan ekonomi. Aspek tersebut telah membuat ranah ketenagakerjaan menjadi hal yang juga digeluti oleh perempuan. Adanya isu emansipasi dan kesetaraan gender yang digalakkan pemerintah dan sektor swasta telah membangun persepsi baru terhadap partisipasi perempuan dalam berbagai bidang sehingga peran perempuan menjadi berkembang, salah satunya di bidang ekonomi. Pulau Jawa sebagai pulau yang memiliki distribusi penduduk mencapai 57 persen dari total penduduk nasional dan penyumbang PDRB terbesar terhadap PDB Indonesia, maka ketenagakerjaan di Pulau Jawa menjadi penting untuk dikaji. Meningkatnya peran perempuan dalam kegiatan ekonomi ditandai dengan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja. Hal ini tercermin dalam sisi permintaan dimana ada kebutuhan terhadap tenaga kerja perempuan untuk kegiatan ekonomi dan sisi penawaran dari perempuan sendiri yang ingin terjun dalam dunia kerja. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran tenaga kerja perempuan di Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari BPS tahun 2003 sampai 2010 yang meliputi data PDRB, investasi, upah minimum provinsi (UMP), jumlah angkatan kerja, dan jumlah perempuan yang mengurus rumah tangga (housewife). Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis kuantitatif dengan metode 2SLS (Two Stage Least Square). Analisis deskriptif digunakan untuk melihat perkembangan faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dan penawaran tenaga kerja perempuan di Pulau Jawa, yang meliputi PDRB, UMP, investasi, angkatan kerja, dan housewife (perempuan yang mengurus rumah tangga). Sedangkan analisis kuantitatif dengan metode 2SLS yang menggunakan persamaan simultan ini digunakan untuk melihat hubungan dua arah antar variabel yang digunakan, meliputi tingkat upah minimum riil, PDRB, investasi, jumlah perempuan yang mengurus rumah tangga, dan jumlah angkatan kerja perempuan per provinsi di Pulau Jawa Hasil penelitian menunjukkan perkembangan perempuan yang ditandai dengan tingkat partisispasi angkatan kerja (TPAK) dari tahun 2003 sampai 2010 secara umum mengalami peningkatan. Laju pertumbuhan PDRB Pulau Jawa dari tahun 2003 sampai 2010 memperlihatkan pertumbuhan yang positif. Nilai investasi di Pulau Jawa cukup fluktuatif. Perkembangan angkatan kerja perempuan di Pulau Jawa cenderung meningkat walaupun terdapat fluktuasi pada tiap provinsi di Pulau Jawa. Perkembangan housewife di Pulau Jawa cenderung menurun walaupun masih fluktuatif pada tiap provinsi di Pulau Jawa. Hasil analisis persamaan simultan menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi permintaan tenaga kerja perempuan di Pulau Jawa adalah PDRB, UMP, dan investasi. Faktor-faktor yang memengaruhi penawaran tenaga kerja adalah angkatan kerja dan mengurus rumah tangga, sedangkan variabel UMP tidak berpengaruh nyata terhadap penawaran tenaga kerja perempuan di Pulau Jawa. Adanya perhatian dari pemerintah sangat diperlukan bagi perkembangan masalah ketenagakerjaan perempuan di Pulau Jawa. Pemerintah sebaiknya menetapkan upah minimum secara tepat sehingga tidak merugikan perusahaan dengan mempertimbangkan kualitas dan produktivitas pekerja, serta lebih mendorong investasi ke program-program padat karya sehingga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja. Pemerintah juga sebaiknya meningkatkan kapasitas produksinya sehingga PDRB dapat ditingkatkan yang akhirnya meningkatkan penyerapan tenaga kerja perempuan di Pulau Jawa.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130785
      Collections
      • UT - Economics and Development Studies [3213]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository