View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Priming sebagai alternatif untuk pematahan dormansi benih padi gogo (Oryza sativa L) varietas way Rarem dan Jatiluhur

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.977Mb)
      Date
      1997
      Author
      Dewi, Erika
      Murniati, E.
      Sa'id, Gumbira
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah mempelajari kemungkinan perlakuan priming sebagai alternatif untuk penatahan dormansi dalam usaha peningkatan viabilitas benih padi gogo (Oryza sativa L.) varietas Way Rarem dan Jatiluhur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah varietas dengan 2 taraf, yaitu Jatiluhur (V1) dan Way Rarem (V2). Faktor kedua adalah perlakuan pematahan dormansi dengan 13 taraf, yaitu bioproses menggunakan KNO3 1% selama 12 jam (B1-12), 24 Jam (B1-24), dan 36 jam (B1-36). bioproses menggunakan KNOg 2% selama 12 jam (B2- 12), 24 Jam (B2-24), dan 36 jam (B2-36), bioproses menggunakan KNO3 3% selama 12 jam (B3-12), 24 jam (B3-24), dan 36 Jam (B3-36), bioproses menggunakan Aquades selama 12 Jam (B4-12), selama 24 jam (B4-24), dan selama 36 jam (B4-36), dan tanpa perlakuan pematahan dormansi (kontrol). Perlakuan dilakukan setiap 2 minggu selama periode simpan 6 minggu. Pengamatan dilakukan terhadap parameter Viabilitas Potensial dengan tolok ukur daya berkecambah (DB) dan parameter Viabilitas total dengan tolok ukur potensi tumbuh maksimum (PTM). Pengamatan untuk parameter Vigor Kekuatan Tumbuh (VT) dilakukan dengan tolok ukur kecepatan tumbuh (KCT) dan T50 sedangkan untuk parameter Vigor Daya Simpan (VDS) dengan tolok ukur keserempakan tumbuh (KST). Selain itu, dilakukan pengamatan terhadap kadar air benih. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya interaksi antara varietas (V) dengan perlakuan priming (B). Viabilitas Potensial dan Vigor Kekuatan Tumbuh varietas Way Rarem lebih tinggi dibandingkan varietas Jatiluhur. Dormansi pada varietas Way Raren dan Jatiluhur berakhir atau patah setelah periode simpan 4 minggu, ditunjukkan oleh peningkatan untuk semua tolok ukur yang Viabilitas benih dan Vigor Kekuatan Tumbuh benih (masa dormansi berakhir bila daya berkecambah > 85%). Efektivitas perlakuan priming terlihat setelah minggu ke-4 benih disimpan. Pada minggu ke-0 dan ke-2, perlakuan priming belum efektif (daya berkecambah < 85%), walaupun perlakuan priming berbeda nyata dengan kontrol. Pada minggu ke-6, respon perlakuan priming tidak nampak karena dormansi telah berakhir yang ditunjukkan oleh tingginya persentase daya berkecambah (>85%) pada kelompok benih yang tidak diberi perlakuan priming (kon- trol)...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130769
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository