View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi kasus demodikosis akibat infestasi(Demodex canis) pada anjing di pondok pengayom satwa Jakarta periode Januari 2001 - Desember 2002

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (4.803Mb)
      Date
      2003
      Author
      Asmon, Theresia Primadona
      Soegijanto, R.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Demodikosis pada anjing merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi tungau Demodex canis yang merupakan fauna normal di dalam folikel rambut dan kelenjar sebaceous. Penyebarannya hanya melalui kontak langsung induk ke anaknya sejak hari pertama kelahiran dan selama anak anjing dirawat induknya. Penyakit ini tidak mudah untuk disembuhkan. Namun dengan pengobatan yang intensif dengan dosis dan jenis obat yang sesuai dapat meningkatkan prognosa hewan penderita menjadi lebih baik. Dari 36 kasus sebanyak 16 ekor (44,43%) anjing penderita berasal dari ras lokal, 16 ekor (44,43%) dari ras luar dan 4 ekor (11,12%) berasal dari ras bastar. Demodikosis umumnya lebih banyak menyerang anjing usia muda yakni usia kurang dari atau samadengan satu tahun, hal ini disebabkan karena perkembangan sistem kekebalannya belum sempurna. Sedangkan pada anjing usia di atas satu tahun jarang terjadi secara spontan, tetapi karena defisiensi immune akibat penyakit dalam yang serius. Penanganan demodikosis yang dilakukan di Pondok Pengayom satwa Jakarta yaitu dipping amitraz, dengan dosis 0,025% per dua minggu dan ivermectin 0,6 mg/kg/BB/hari/PO. Derajat kesembuhan anjing-anjing penderita demodikosis dengan umur di atas satu tahun lebih tinggi dibandingkan anjing usia dibawah satu tahun. Sedangkan dari jenis bulu, anjing dengan jenis bulu pendek tingkat kesembuhannya lebih tinggi daripada anjing dengan jenis bulu panjang. Secara keseluruhan, pengobatan dipping amitraz dan ivermectin PO terhadap anjing-anjing penderita demodikosis di Pondok Pengayom Satwa Jakarta memiliki tingkat kesembuhan (72,2%), sementara yang lainnya belum mencapai kesembuhan sempurna. Hal ini mungkin disebabkan karena perawatan yang kurang memadai.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130502
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1241]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository