Strategi pengembangan usaha gerai pangan Organic Vegetables Kemang Timur, Jakarta Selatan
Abstract
Memasuki abad 21, gaya hidup sehat dengan slogan "Back to Nature" telah menjadi tren baru masyarakat dunia. Orang makin menyadari bahwa penggunaan bahan-bahan kimia non-alami, seperti pupuk dan pestisida kimia sintetik serta hormon tumbuh dalam produksi pertanian ternyata berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan hidup. Gaya hidup yang demikian ini telah mengalami pelembagaan secara internasional yang diwujudkan melalui regulasi perdagangan global yang menyaratkan jaminan bahwa produk pertanian harus mempunyai atribut aman dikonsumsi (food safety attributes), memiliki kandungan nutrisi tinggi (mutritional attributes) serta ramah lingkungan (ecolabelling attributes). Adanya preferensi konsumen inilah yang menyebabkan permintaan produk organik diseluruh dunia tumbuh rata-rata 20% pertahun. Data WTO menunjukkan bahwa dalam tahun 2000-2004 perdagangan produk pertanian organik dunia telah mencapai nilai rata-rata US17,5milyar. Diperkirakan pada tahun 2010 pangsa pasar dunia produk pertanian organik akan mencapai US
100 milyar (Sumarsono, 2005). Gerai Pangan Organic Vegetables (OV) merupakan salah satu usaha yang menjual produk pangan organik. Gerai tersebut didirikan oleh Melly Mamuhutu pada November 2003 yang terletak di jalan Kemang Timur, Jakarta Selatan. Dalam menjalankan bisnisnya, Gerai Pangan OV masih menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan usaha baik kendala internal maupun eksternal. Oleh karena itu, Gerai Pangan OV harus merumuskan strategi yang mampu menjawab permasalahan yang dihadapi untuk dapat survive (bertahan) dan berkembang di pasar persaingan pemasaran pangan organik. Hal ini memerlukan serangkaian proses analisis internal maupun eksternal untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan erat dengan pengembangan usaha ini secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis faktor-faktor eksternal dan internal pada usaha Gerai Pangan OV, (2) Merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha yang tepat untuk diaplikasikan pada usaha Gerai Pangan OV. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil pengamatan langsung (observasi), dan wawancara. Data sekunder diperoleh dari laporan- laporan Gerai Pangan OV, Badan Pusat Statistik (BPS), Departemen Pertanian, Maporina (Masyarakat Pertanian Organik Indonesia), IOC (Indonesia Organic Center), dan pihak terkait serta berbagai literatur kepustakaan yang relevan. Metode perumusan dan pemilihan strategi dilakukan berdasarkan analisis lingkungan eksternal dan internal, matriks IE, matriks SWOT, dan QSPM
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
