Pengaruh pemberian pupuk NPK organik terhadap pertumbuhan dan produksi tiga kultivar bawang merah (allium ascalonicum L.)
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetabui pengaruh pemberian pupuk NPK Organik terhadap pertumbuhan dan produksi tiga kultivar bawang merah., dilaksanakan di Kebun Percobaan Jurusan Budi Daya Pertanian, Baranangsiang Bogor dengan ketinggian 25 m di atas permukaan laut, pada bulan Juli sampa1 Oktober 1998.
Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok secara faktorial dengan dua faktor yaitu faktor
pertama adalah pemupukan yang terdiri atas empat taraf yaitu NPK 15-15-15 dosis standar, 1/3
dosisNPK Organik + ½ dosis NPK (15-15-15), 1/3 NPK Organik + ½ NPK (15-15-15} dan NPK Organik dosis anjuran. Faktor kedua adalah kultivar yang terdiri atas tiga taraf yaitu Bima Brebes, Philipina dan Bangkok. Peubah yang diamati selama penelitian adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, bobot brangkasan basah, brangkasan kering dan bobot umbi protolan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemupukan tidak menunjukkan pengaruh yang
nyata terhadap semua peubah yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, bobot
brangkasan basah, brangkasan kering dan bobot umbi protol. Perlakuan kultivar berpengaruh nyata
terhadap semua peubah yang diamati, sedangkan interaksi antar perlakuan hanya pada peubah jumlah daun dan jumlah umbi. Kultivar Bangkok memperoleh hasil yang lebih tinggi pada semua peubah kecuali jumlah umbi dimana hasil tertinggi diperoleh kultivar Bima Brebes. Dari aspek ekonomi perlakuan 1/3 dosis NPK Organik + ½ dosis NPK (15-15-15) dapat menghemat penggunaan pupuk standar NPK 15-15-15 400 kg/ha menjadi setengahnya dan pupuk kandang sebanyak 10 ton/ha. Selain itu pupuk NPK Organik dapat menggantikan penggunaan pupuk standar NPK 15-15-15 dan memungkinkan penanaman bawang merah menjadi dua kali dalam satu kali pemberian pupuk NPK Organik.
