Analisis atribut dan rentang harga susu kedelai bubuk merek Maureen: kasus di PD Alam Lestari Tasikmalaya
Abstract
Peningkatan kesadaran masyarakat akan makanan yang aman bagi kesehatan menyebabkan terjadinya perubahan pola konsumsi masyarakat. Masyarakat lebih menyukai makanan yang rendah kolesterol dan tidak membahayakan kesehatan. Susu kedelai merupakan produk kedelai yang memiliki kandungan protein yang tinggi dan kandungan gizi yang lengkap sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif susu sapi bagi mereka yang tidak suka ataupun yang menderita intoleransi laktosa. PD Alam Lestari merupakan sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang
memproduksi susu kedelai bubuk dengan merek Maureen. Perusahaan ini baru
memasarkan produknya pada bulan Juni tahun 2006, meskipun tergolong baru, namun
permintaan susu kedelai bubuk merek Maureen meningkat setiap bulannya. Sebagai
produk yang baru dipasarkan, tantangan yang dihadapi susu kedelai bubuk merek
Maureen sangat besar. Produk ini harus bersaing dengan produk susu kedelai bubuk
sejenis yang telah berdiri lebih awal dan menguasai konsumen susu kedelai bubuk di
wilayah Tasikmalaya. Tingginya persaingan industri ini menuntut manajemen untuk
memahami kondisi pasar yang ada. Salah satu cara memahami kondisi pasar adalah
dengan melihat perilaku konsumen karena konsumen merupakan sasaran utama dari
produk dan jasa yang ditawarkan. Jadi, konsumen merupakan target pasar yang
diharapkan bersedia mengkonsumsi susu kedelai bubuk merek Maureen.
Tujuan dari penelitian yang ingin dicapai adalah: (1) Menganalisis atribut dari
susu kedelai bubuk merek Maureen yang mempengaruhi keputusan pembelian
konsumen bila dibandingkan dengan merek lainnya. (2) Menganalisis tahapan proses
keputusan pembelian susu kedelai bubuk merek Maureen. (3) Menganalisis rentang
harga yang wajar bagi susu kedelai bubuk merek Maureen menurut penilaian konsumen.
(4) Menganalisis strategi pemasaran yang tepat untuk dapat meningkatkan penjualan
susu kedelai bubuk merek Maureen. Penelitian ini dilaksanakan di sanggar senam
Srikandi dan Lintang pada bulan Juni sampai Juli tahun 2007. Data yang diperlukan
dalam penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Penarikan sampel dilakukan
dengan metode purposive sampling, didasarkan pada pertimbangan bahwa responden
lebih banyak mengetahui produk susu kedelai bubuk. Jumlah responden yang diambil
adalah 30 orang. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan
metode Deskriptif, model multiatribut fishbein, dan analisis sensitivitas harga.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
