View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis pendapatan dan produksi Usaha Kecil Tempe Anggota dan Non Anggota Primer Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia Tebet Barat Jakarta Selatan

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (1.102Mb)
      Date
      2012
      Author
      Ruswan, Ade
      Ekayani, Hastuti Meti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertambahan jumlah penduduk mendorong pertumbuhan konsumsi pangan. Salah satu pangan yang memiliki gizi tinggi dan dikonsumsi hampir sebagian besar masyarakat Indonesia adalah tempe, maka diperlukan usaha pengembangan produksi tersebut. Salah satunya adalah pengembangan usaha kecil tempe. Keberadaan Primer Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Primkopti) mempermudah usaha kecil tempe anggotanya untuk bekerjasama dalam penyediaan beberapa faktor produksi dan modal. Usaha kecil tempe yang tidak tergabung dalam Primkopti, penyediaan input dan modal yang digunakan dalam produksi diupayakan sendiri sehingga harga input yang dibayar lebih besar. Hal ini menyebabkan tingkat penggunaan faktor produksi yang digunakan usaha kecil tempe di lokasi penelitian berbeda-beda dan menghasilkan produksi yang berbeda juga, maka sangat perlu menganalisis tingkat pendapatan dan faktorfaktor yang mempengaruhi produksi serta apakah penggunaan faktor-faktor produksi yang digunakan sudah efisien, sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan usaha kecil tempe di lokasi tersebut dapat dikembangkan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis tingkat pendapatan usaha kecil tempe anggota dan non anggota Primkopti, (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usaha kecil tempe anggota dan non anggota Primkopti, (3) menganalisis tingkat efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi usaha kecil tempe anggota dan non anggota Primkopti. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Tebet Barat Jakarta Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer di lapangan dilaksanakan dari bulan Agustus sampai Oktober 2011. Pendapatan usaha kecil tempe dilakukan dengan analisis pendapatan usaha. Faktor-faktor produksi dilakukan dengan menggunakan metode fungsi Cobb Douglas. Perhitungan untuk mengetahui tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi menggunakan analisis Nilai Produk Marjinal (NPM) berdasarkan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan usaha kecil tempe non anggota Primkopti yang menggunakan kedelai kualitas A memiliki pendapatan lebih besar dibandingkan usaha kecil tempe anggota yang sama-sama menggunakan kedelai kualitas A, sedangkan usaha kecil tempe yang menggunakan kedelai kualitas B yang memiliki pendapatan lebih besar adalah usaha kecil anggota Primkopti. Penggunaan faktor-faktor produksi usaha kecil tempe anggota Primkopti yang berpengaruh nyata terhadap peningkatan produksi tempe yaitu kedelai, dan tenaga kerja, untuk usaha kecil tempe non anggota penggunaan faktor-faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi tempe yaitu kedelai, dan ragi. Penggunaan faktor-faktor produksi usaha kecil tempe anggota dan non anggota Primkopti belum efisien,ditunjukkan dengan rasio nilai Nilai Produk Marjinal dan Biaya Korbanan Marjinal (NPM-BKM) tidak sama dengan satu. Produksi rata-rata yang dihasilkan usaha kecil tempe anggota Primkopti pada kondisi aktual sebesar 85.00 kg per produksi, apabila faktor produksi yang digunakan berada pada tingkat optimal maka akan menghasilkan produksi optimal sebesar 183.83 kg per produksi. Untuk usaha kecil tempe non anggota Primkopti memiliki produksi rata-rata lebih rendah dibandingkan usaha kecil anggota pada kondisi aktual sebesar 83.00 kg per produksi dan pada kondisi optimal sebesar 139.06 kg per produksi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130119
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository