View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Medik konservasi satwa ular : studi kasus di Taman Margasatwa Ragunan Taman Safari Indonesia dan CV. Terraria

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.106Mb)
      Date
      2007
      Author
      Ciwi F, Zulfa Ikhsanniyati Rucita
      Lelana, Agus
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Studi kasus dilakukan pada tiga lembaga konservasi eksitu (Taman Margasatwa Ragunan, Taman Safari Indonesia dan Usaha Penangkar Ular Komersial CV. Terraria) untuk mempelajari implementasi medik konservasi pada satwa ular. Kajian difokuskan untuk mengamati berbagai bentuk kegiatan medis: rehabilitatif, preventif, kuratif dan promotif serta upaya karantina. Diperoleh gambaran bahwa kondisi regulasi biologis satwa ular sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Temperatur dan kelembaban lingkungan sangat mempengaruhi seluruh fungsi metabolisme dan kegiatan reproduksi. Kelembaban yang rendah menyebabkan satwa ular rentan terhadap peradangan paru-paru (pneumonia). Pencahayaan dan radiasi sinar matahari selain mengoptimalkan fungsi pencernaan, pada beberapa jenis ular juga berperan dalam kawin (photoperiode). Banyaknya deposit lemak melalui konsumsi pakan dengan jumlah yang cukup dan berkualitas mendukung pematangan fertilitas telur pada ular betina. Pemberian pakan yang tidak higienis, seperti tikus liar dan kodok, menyebabkan ular dapat berperan sebagai inang reservoar cacing pentastomum dan sparganum yang bersifat zoonosis. Disimpulkan bahwa keberhasilan medik konservasi pada ular ditentukan dengan: (1) Mempertahankan lingkungan yang mendukung regulasi biologi ular sebagai hewan ectotherm; (2) Mengadakan manajemen terhadap tindakan preventif (deworming), rehabilitatif, dan promotif serta tindakan kuratif; (3) Kualitas sumberdaya manusia yang memadai untuk menjalankan dan mengelola kegiatan penangkaran ular.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130115
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository