Analisis pendapatan dan pemasaran ikan hias air tawar :Kasus Desa Cibitung Tengah, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor
Abstract
Salah satu komoditas perikanan yang menjadi kontributor dalam PDB berasal dari budidaya ikan hias. Budidaya ikan hias tidak hanya dilakukan di perairan air laut tetapi juga di perairan darat. Hasil produksi ikan hias perikanan laut maupun darat telah merambah ke pasar ekspor dengan volume ekspor ikan hias yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Salah satu sentra produksi ikan hias di Jawa barat adalah Kabupaten Bogor. Produksi ikan hias air tawar pada umumnya dilakukan di daerah pedesaan yang dikerjakan dengan sangat sederhana dan terbentur dengan ketersediaan modal. Keadaan tersebut mengakibatkan produksi ikan hias tidak optimal yang berdampak terhadap pendapatan yang diperoleh petani. Sementara itu, pemasaran ikan hias terjadi penguasaan pasar oleh tengkulak yang menyebabkan posisi petani lemah sehingga tidak memberikan insentif bagi peningkatan kesejahteraan petani.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani ikan hias air tawar, saluran pemasaran yang ada di desa penelitian, fungsi pemasaran yang dilakukan oleh lembaga pemasaran, struktur pasar yang dihadapi oleh lembaga pemasaran serta bagaimana sebaran marjin pemasaran yang diterima oleh lembaga pemasaran ikan hias. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai sumber informasi bagi oleh pihak-pihak terkait.
Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) yaitu di Desa Cibitung Tengah, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Jenis dan data yang digunakan adalah data primer yang diperleh melalui wawancara dengan responden sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai instansi seperti Biro Pusat Statistik, Perpustakaan IPB, literatur, dan lainnya.
Responden penelitian terdiri dari petani dan lembaga pemasaran yang terlibat dalam pemasaran ikan hias air tawar. Petani yang menjadi responden berjumlah 27 orang petani dan lembaga pemasaran yang diidentifikasi seperti tengkulak ikan hias yang berasal dari Desa Cibuntu, Kelompok Tani Nusa Hias yang berada di desa tersebut, agen ikan hias berjumlah tiga orang, dan pedagang pengecer sebanyak enam orang. Data yang diperoleh berupa data yang bersifat kualitatif seperti saluran pemasaran, fungsi pemasaran, dan struktur pasar dan data
yang bersifat kuantitatif seperti analisis pendapatan dan marjin pemasaran.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
