View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan Pupuk Daun dan Air Kelapa sebagai Media Preservasi in Vitro Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) CV. Sukuh

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.698Mb)
      Date
      2005
      Author
      Jari, Diyan
      Purwito, Agus
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan media preservasi in vitro altematif yang efektif dan efisien pada ubi jalar (lpornoea batatas L.) cv. Sukuh. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu: 1). garam mineral yang terdiri dari 4 taraf yaitu MS (MS, ½ MS) dan pupuk daun (konsentrasi 1 g/1 dan 0,5 g/1); 2). bahan organik yang terdiri dari 2 taraf yaitu vitamin dan air kelapa 10%. Paclobutrazol sebanyak 0,2 mg/1 dan manitol 40 g/1 ditambahkan pada setiap perlakuan. Kombinasi dari kedua faktor tersebut menghasilkan delapan macam perlakuan. Setiap perlakuan memiliki 15 ulangan dengan dua eksplan per botol kultur. Setiap ulangan dihitung sebagai satu satuan percobaan sehingga total jumlah satuan percobaan adalah sebanyak 120 satuan percobaan. Faktor garam mineral (MS, ½ MS, Gandasil 1 g/1, Gandasil 0.5 g/1) memberikan pengaruh yang beragam pada berbagai peubah, sedangkan bahan organik (vitamin dan air kelapa 10%) berpengaruh tidak nyata di semua paramater pada semua masa simpan. Pada akhir masa pengamatan ( 12 MST), interaksi antara garam mineral dengan bahan organik memberikan pengaruh yang nyata pada tinggi, jumlah daun dan jumlah tunas. Pengaruh interaksi antara garam mineral ½ MS dan vitamin maupun air kelapa terlalu besar, sehingga tidak mendukung tujuan preservasi. Padahal media kultur yang diharapkan untuk pemeliharaan plasma nutfah secara in vitro adalah media yang mampu memperpanjang interval subkultur eksplan. Oleh karena itu media yang tepat untuk dijadikan sebagai media preservasi altematif adalah media yang mengandung Gandasil 0.5 g/1 + air kelapa 10%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130003
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository