View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Pemberian Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kedelai, Glycine Max L. Merr. Panen Muda yang Diusahakan Secara Organik

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.237Mb)
      Date
      2005
      Author
      Sinaga, Yuliarni Alek Sanderia Br
      Aziz, Sandra Arifin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produktivitas kedelai panen muda terhadap penggunaan beberapa pupuk organik sebagai bahan organik tanah. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Ilmu dan Teknologi Benih IPB di Leuwikopo dengan elevasi 250 m dpl dengan curah hujan rata-rata 396 mm per bulan dengan suhu rata-rata 20.7-32.45 °C. Penelitian dimulai pada bulan Mei 2004 sampai dengan Januari 2005. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Percobaan terdiri dari satu faktor dengan 4 ulangan dengan perlakuan pupuk hijau Calopogonium mucunoides dan Centrosema pubescens dengan dosis 25 kg/ha. pupuk kandang ayam dan pupuk kandang kambing dengan dosis 20 ton/ha sena pupuk anorganik (200 kg Urea /ha, 150 kg SP-36 /ha dan 100 kg KCI /ha) sebagai kontrol. Pengamatan yang dilakukan meliputi : tinggi tanaman, luas daun, jumlah cabang, jumlah ruas, umur berbunga, bobot polong isi, bobot polong hampa, bobot kering tajuk, bobot kering akar, bobot polong basah per petak, hama dan penyakit tanaman serta intensitas serangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pemberian pupuk kandang ayam dosis 20 ton/ha memberikan hasil yang nyata tertinggi terhadap peubah yang diamati diantaranya tinggi tanaman, indeks luas daun, jumlah cabang, jumlah ruas, bobot kering akar, bobot kering tajuk, bobot polong panen/petak, bobot polong isi dan bobot polong hampa, tetapi tidak berbeda nyata dengan Centrosema pubescens dosis 25 kg/ha. Perlakuan pupuk anorganik dengan penyemprotan Dithane dan Decis memiliki intensitas penyakit tertinggi sebesar 64.1 % dibandingkan dengan seluruh perlakuan pupuk organik yang ditanami tanaman penolak hama (selasih, tagetes, daun bawang dan serai). Perlakuan pupuk hijau Calopogonium mucunoides mempunyai intensitas penyakit 28.5 %, perlakuan pupuk kotoran ayam dengan intensitas penyakit 23.6 % dan perlakuan pupuk kotoran kambing dengan intensitas penyakit 14.6 %. Pengamatan terhadap peubah intensitas hama saat berbunga dan intensitas hama dan penyakit polong saat panen memperlihatkan hasil yang tidak berbeda nyata yang aitinya kondisi organik juga menekan serangan hama.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129787
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository