Pendugaan daerah penangkapan Ikan Karang di Perairan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur
View/ Open
Date
2016Author
Anggoro, Praditio
Mawardi, Wazir
Mustaruddin
Metadata
Show full item recordAbstract
Besarnya produktivitas ekosistem terumbu karang ditandai oleh besarnya keanekaragaman jenis biota laut yang hidup berasosiasi dengan terumbu karang. Penelitian ini bertujuan menentukan daerah penangkapan ikan karang yang potensial di perairan Paiton dengan melihat struktur komunitas ikan karang yang meliputi kelimpahan famili, komposisi spesies, indeks ekologi, dan nilai biomassa ikan karang. Metode pengambilan data ikan karang dilakukan menggunakan metode visual sensus. Data yang diperoleh berupa jenis, jumlah dan ukuran ikan karang yang dianalisis dengan menggunakan analisis kelimpahan, komposisi spesies, indeks Shanon-Wiener, analisis nilai biomassa dan analisis deskriptif pendugaan daerah penangkapan ikan karang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan rata-rata tertinggi ialah famili Pomacentridae sebesar 211.111 ind/ha, dalam kurun waktu 6 tahun ditemukan ikan karang sebanyak 30.852 individu yang masuk ke dalam 156 spesies dan 29 famili, nilai komposisi spesies terbesar oleh jenis Pomacentrus molluccensis sebesar 9.69% (2.990 individu). Rata-rata nilai indeks keanekaragaman dan indeks keseragaman tertinggi berada di stasiun Stok batu bara PLTU unit 3 dan 4 yaitu sebesar 2.80 kategori keanekaragaman sedang dan 0.81 kategori keseragaman tinggi. Nilai rata-rata indeks dominansi berada di stasiun Outlet kanal sebesar 0.27 kategori rendah. Nilai rata-rata biomassa ikan target berjumlah 10.965 kg/ha yang didominasi oleh famili Caesionidae sebesar 4.405 kg/ha, stasiun yang memiliki potensial daerah penangkapan ikan ialah Barat outlet kanal (ST 3) dan stasiun Mercusuar (ST 10), perairan Paiton memiliki potensi untuk kegiatan penangkapan ikan dari famili Caesionidae dan Lutjanidae, serta terdapat tiga jenis alat tangkap ikan yang dapat dikembangkan di perairan tersebut yaitu, bubu, pancing ulur, dan jaring lingkar bubu.
