View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi efektifitas dua formulasi atrazine dalam mengendalikan gulma pada pertanaman tebu (saccharum officenarum L.) di lahan kering

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (1.955Mb)
      Date
      1998
      Author
      Ratifah, Maryam
      Lontoh, A.Pieter
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untnk mengetahui efektifitas dua formulasi atrazine pada beberapa tingkat dosis dalam mengendalikan gulma pada pertanaman tebu lahan kering. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 1997 sampai dengan Oktober 1997 di pertanaman tebu lahan kering Pabrik Gula Jati Tujuh, PT Rajawali Nusantara, lndramayu, Jawa Barat. Metode penelitian disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktor tunggal. Susunan perlakuan terdiri atas 3 ulangan sebagai kelompok dan 12 perlakuan pengendalian gulma. Perlakuan pengendalian gulma terdiri atas dua formulasi herbisida atrazine yaitu Atrazine 80 WP dan Atrazine 500 FW masing-masing dengan dosis 1, 2, 3, 4 kg/ha dan 1, 2, 3, 4 l/ha. Sebagai pembanding digunakan herbisida Gesaprim 80 WP (750 g/kg atrazine) dan Gesapri.Jn 500 FW (475 g/l atrazine) masing-masing dengan dosis 2 kg/ha dan 2 l/ha, perlakuan manual dan perlakuan kontrol. Total satuan percobaan adalah 36 buah. Petak percobaan berukuran 6.25 m x 10 m untuk setiap satu satuan percobaan, sehinggga luas lahan seluruhnya 2 250 m2. Pengamatan dilakukan pada persentase penutupan gulma total, bobot kering gulma dominan dan keracunan terhadap tanaman tebu. Pada awal dan akhir percobaan dilakukan analisis vegetasi. Hasil analisis vegetasi sebelum dan setelah aplikasi atrazine menunjukkan adanya empat spesies dominan di areal percobaan, yaitu : Echinochloa coloman, Digitaria adscendens, Borreria alata dan Mimosa invisa.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129614
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository