Upaya mempertahankan kesegaran ikan selar Bentong(Selar boops) dengan penambahan khitosan pasca penangkapan di PPN Pekalongan, Jawa Tengah
View/ Open
Date
2007Author
Mustopa, Muhammad Zaenal
Nurjanah; Kustiariyah
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perubahan mutu ikan selar bentong (Selar boops) yang mendapat beberapa perlakuan selama di atas kapal dan sampai pada proses pembongkaran serta penyimpanan. Penelitian ini terdiri dari penelitian pendahuluan berupa observasi dan wawancara secara langsung kepada nelayan untuk mengetahui keadaan PPN Pekalongan dan menentukan titik pengamatan dari penanganan pasca-penangkapan selama di atas kapal. Penelitian utama meliputi uji organoleptik (B1 sampai B3), TPC (B1 sampai B4), proksimat (pada saat B4), TVB (pada saat B4), pH (pada saat B4), penentuan panjang dan berat serta rendemen ikan. Adapun perlakuan penanganan antara lain pengesan (A1), es ditambah larutan khitosan 0,25% (A2), dan larutan khitosan 0,25% tanpa diberi es (A3). Titik pengamatan pada proses penanganan adalah (B), yaitu (B1) titik awal perlakuan/ikan baru ditangkap, (B2) ikan yang telah diberi perlakuan penyimpanan selama 1 hari, (B3) ikan yang telah diberi perlakuan penyimpanan selama 3 hari, (F4) ikan mengalami proses penyimpanan selama 2 minggu dalam freezer.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata organoileptik B1, B2, dan B3, pada perlakuan Al, sebesar 8,65; 7,38; dan 7,00, pada perlakuan A2 sebesar 8,65; 7,39; 6,89, pada perlakuan A3 sebesar 8,65; 2,96; 2,57. Kemunduran mutu yang paling tinggi terdapat pada perlakuan menggunakan A3 dengan kisaran 13,18% sampai 78,96%. Nilai rata-rata TPC pada B1, B2, B3, dan B4 perlakuan Al sebesar 1,1 x 104; 2,2 x 10; 3,6 x 10; 3,0 x 105 koloni/g. Pada perlakuan A2 sebesar 1,1 x 10; 5,3 x 10; 8,0 x 103; 2,3 x 105 koloni/g. Pada perlakuan A3 sebesar 1,1 x 10; 5,9 x 105; 2,0 x 105; 9,4 x 105 koloni/g.
