View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Karakteristik curah hujan Waingapu, Nusa Tenggara Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.803Mb)
      Date
      2015
      Author
      Halim, Isnaini
      Hidayati, Rini
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Waingapu merupakan daerah dengan curah hujan sangat rendah, namun wilayah ini dapat menghasilkan tanaman pertanian dan pohon Cendana. Informasi iklim terutama karakteristik curah hujan diperlukan karena pengaruhnya terhadap pertanian di Waingapu cukup besar. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik curah hujan Waingapu periode bulanan, musim basah dan musim kering serta kaitannya dengan suhu permukaan laut (SPL) Nino 3.4 dan laut Sumba. Analisis data dilakukan dengan menentukan klasifikasi iklim menggunakan klasifikasi Schmidth-Ferguson dan Koppen, penghitungan jumlah hari hujan dan deret hari basah, analisis rataan bergerak curah hujan 10 harian pada musim basah, peluang kejadian deret hari kering melampaui atau sama dengan 15 hari pada musim basah, dan uji korelasi Pearson antara karakteristik curah hujan dengan SPL Nino 3.4 dan di laut Sumba. Hasil penelitian menunjukkan Waingapu memiliki tipe iklim kering (tipe F dan transisi Aw-BS) serta pola curah hujan monsunal dengan penerimaan curah hujan rata-rata tahunan lebih rendah dari evapotranspirasi potensial rata-rata tahunan (898 mm CH; 1604 mm ETp). Hari hujan lebih pendek dibandingkan hari tidak hujan. Meski demikian, kebutuhan air tanaman palawija dapat terpenuhi pada musim basah, terutama pada periode Desember-Februari (502 mm) atau Januari-Maret (515 mm). Peluang deret hari kering melampaui atau sama dengan 15 hari pada musim basah mencapai 70%. Karakteristik curah hujan bulanan Waingapu berkorelasi tinggi dengan SPL Nino 3.4 pada jeda waktu dua bulan, sedangkan SPL di laut Sumba berkorelasi tinggi pada jeda waktu satu bulan. SPL Nino 3.4 memiliki korelasi yang lebih tinggi dengan karakteristik curah hujan Waingapu pada musim basah dibandingkan musim kering.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129493
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository