View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi morfologi dan ketahanan terhadap Pseudomonas saolanasearum E. F. Smith pada F2 persilangan antara Capsicum frutescens L. (CR 04) x Capsicum annum L. (CB 12A)

      Thumbnail
      View/Open
      Fultext (1.181Mb)
      Date
      2002
      Author
      Muto'ah
      Guhardja, Edi
      Jusuf, Muhammad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      F2 hasil persilangan antara Capsicumfrutescens L. (CR 04) x Capsicum a1111uum L. (CB 12A) pada warna bunga bersegregasi menjadi ungu, putih keunguan dan putih, wama anther menjadi biru keunguan dan ungu, warna daun bervariasi antara hijau, hijau tua dan hijau keunguan, wama batang utama menjadi hijau dan hijau bergaris ungu, wama buku semuanya berwama ungu, wama buah muda bervariasi menjadi hijau, hijau tua dan hijau keunguan, wama buah matang adalah merah dan merah tua, posisi bunga saat anthesis dan posisi buah adalah menggantung dan tidak menggantung se<langkan tipe pertumbuhan adalah prostrat, kompak dan tegak. Beberapa sifat seperti warna bunga, wama anther, wama daun, Wama batang utama, wama buah muda dan wama buah matang dikendali­kan oleh dua gen. Beberapa sifat lain seperti tipe pertumbuhan dan posisi bunga/buah dikeodalikan oleh satu gen dengan interaksi anter ale! dominan lak penuh. Wama buku bersegregasi tidak mengi­kuti hukum Mendel hal ini diduga karena populasi F2 kurang memadai dan karena banyaknya tanaman yang mati terserang layu bakteri sebelum pengamatan dilakukan. Pigmen anthosianin yang mengha­silkan wama ungu pada bunga, anther, daun, batang utama, buah muda dan buah matang dikendalikan oleh gen yang sama. F2 mempunyai postur Iebih tinggi, jumlah cabang lebih banyak, umur berbunga Iebih genjah dan bobot buah pertanaman yang lebih tinggi dibandingkan kedua tetuanya. Sedangkan rata-rata panjang buah, diameter buah, jumlah biji perbuah dan bobot I 00 biji pada F2 lebih kecil jika dibandingkan dengan C. annuum (CB 12A) dan lebih besar jika dibandingkan dengan C. frutesce11s (CR 04). Selain itu F2 hasil persilangan antara C. frutescens (CR 04) x C. a1111uum (CB 12A) mempunyai tingkat kerentanan yang tinggi terhadap penyakit layu bakteri yang disebabkan oleh P. solanacearum jika <libandingkan ke<lua tetuanya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129457
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository