View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ekspor terpentin Indonesia di tiga negara importir terbesar

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (844.7Kb)
      Date
      2010
      Author
      Idana, Era Ujiani Rizki
      Purnamadewi, Yeti Lis
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sektor non-migas merupakan sektor yang penting dalam perekonomian Indonesia karena sektor tersebut memberikan kontribusi ekspor paling besar terhadap GDP Indonesia. Hal tersebut disebabkan oleh sifat dari sektor migas yang tidak dapat diperbaharui dan habis pada jangka waktu tertentu. Sub-sektor kehutanan merupakan bagian dari sektor pertanian yang memiliki potensi ekspor, namun belum berkembang optimal. Hal tersebut dilihat dari kontribusi sub-sektor kehutanan terhadap GDP Indonesia relatif kecil yaitu sebesar 0,8 persen tahun 2009, sementara potensi luas hutan Indonesia relatif besar. Salah satu komoditas yang potensial pada sub-sektor kehutanan untuk dikembangkan adalah terpentin yang merupakan komoditas olahan getah pinus. Terpentin digunakan untuk bahan industri cat, vernis, pelarut bahan organik, semir sepatu, bahan pembuatan kamper dan kosmetik. Indonesia sebagai salah satu produsen terpentin terbesar di dunia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan komoditas terpentin. Dari sisi permintaan, terdapat potensi permintaan terpentin dunia yang semakin meningkat sehingga ekspor terpentin Indonesia menjadi sangat prospektif. Dari sisi penawaran, produksi terpentin Indonesia masih memungkinkan untuk ditingkatkan karena dari satu juta hektar luas hutan pinus Indonesia baru 15 persen yang diolah menjadi terpentin. Sementara pangsa pasar terpentin Indonesia di dunia relatif kecil hanya sekitar 10 persen. Dengan demikian untuk meningkatkan daya saing dan pangsa pasar terpentin Indonesia di dunia menjadi penting untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ekspor terpentin Indonesia. Sesuai dengan latar belakang dan permasalahan maka penelitian ini bertujuan untuk 1) Mempelajari keragaan industri terpentin Indonesia, 2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan ekspor terpentin Indonesia. Model yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Penelitian ini menggunakan software Eviews versi 6. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa time series dari tahun 1994 hingga 2009. Negara importir terpentin terbesar yang diamati adalah India, Perancis dan Amerika.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129436
      Collections
      • UT - Economics and Development Studies [3214]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository