Kualitas dan Komposisi Fisik Telur Ayam Strain ISA Brown Akibat Pemberian Jenis Pakan dan Dosis Quixalud yang Berbeda
Abstract
Berbagai usaha dilakukan agar telur yang dihasilkan dari produsen sampai ke
konsumen dengan kualitas dan komposisi fisik telur yang masih tetap baik, salah
satunya dengan menambahkan imbuhan pakan ke dalam pakan. Hal ini diharapkan
dapat mcmberikan kualitas dan komposisi fisik telur tetap bahkan meningkat.
Tujuan penclitian ini adalah untuk mengetahui pemberian quixalud dalam jenis
pakan yang berbeda terhadap kualitas dan komposisi fisik telur.
Pcnclitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Bagian Ilmu Produksi
Temak Unggas, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini
menggunakan 81 ekor a yam petelur tipe medium strain ISA-Brown umur 16 minggu.
penclitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial 3x3
dcngan tiga ulangan dan setiap ulangan terdiri atas tiga ekor ayam. Faktor A adalah
jenis pakan mash, mash+garam dan crumble. Faktor B adalah dosis pemberian
qiu.rnlud 0 sebagai kontrol, 100 dan 200 ppm.
Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA)
dan apabila tcrdapat hasil yang berbeda nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Duncan.
Peubah yang diukur dalarn penelitian ini adalah nilai Haugh Units, wama kuning
telur, tebal kerabang, persentase bobot kuning telur, persentase hobot putih telur dan
persentase bobot kerabang telur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara dosis
pemberian quixalud dengan jenis pakan yang digunakan. Dosis quixalud (0, 100 dan
200 ppm) tidak berpengaruh terhadap wama kuning telur, tebal kerabang, persentase
berat kuning telur, persentase berat putih telur dan persentase berat kerabang. Jenis
pakan (mash. mash + garam dan crumble) berpengaruh sangat nyata (P< 0,01)
terhadap warna kuning telur, tebal kerabang dan persentase bobot kerabang, tetapi
tidak berpengaruh terhadap persentase bobot kuning telur dan persentase bobot putih
telur. Tebal kerabang dengan persentase bobot kerabang terdapat korelasi yang
positif (r = 0,93) dengan persamaan Y "'0,09 + 0,03X
