View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis biaya pengeluaran limbah pemanenan hutan tanaman industri dengan metode pengikatan manual

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.664Mb)
      Date
      2007
      Author
      Ardiyansyah, Aris
      Budiaman, Ahmad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dari semua kegiatan yang terdapat dalam pemanenan hutan, kegiatan penebangan merupakan kegiatan yang paling banyak menghasilkan limbah. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Kartika (2004) diketahui bahwa limbah yang dihasilkan dari kegiatan pemanenan di PT. Inhutani II adalah sebesar 23,26%. Limbah ini terdiri atas limbah tunggak, limbah cabang dan ranting, limbah batang atas, limbah potongan pendek. Limbah ini tidak dimanfaatkan kembali melainkan dibiarkan di lokasi penebangan kayu. Limbah ini tidak dikeluarkan oleh perusahaan yang mengelola hutan dengan alasan memerlukan biaya yang cukup tinggi. Selama ini penelitian tentang biaya pengeluaran limbah belum banyak dilakukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganilisis biaya pengeluaran limbah pemanenan dengan metode jaring dan tali. Setiap metode terdiri dari dua macam panjang ikatan, yaitu 1 m dan 1,5 m. Kemudian dari masing-masing panjang ikatan dibuat desain berdasarkan diameter ikatan, untuk metode jaring dibuat ikatan berdiameter 30 cm dan 40 cm, untuk metode tali ditentukan setelah ikatan ada di TPn dan dibedakan menjadi diameter 30,60-38,00 cm dan 22,00-30,50 cm untuk panjang 1 m, diameter 21,07-26,50 cm dan 26,55-31,98 cm untuk panjang 1,5 m. Dari kegiatan pengukuran waktu yang dilakukan, didapat waktu kerja total untuk masing-masing desain. Pada metode jaring, desain yang memiliki waktu kerja tercepat adalah pada desain jaring panjang 1,5 m dengan diameter 40 cm, yaitu 3,45 menit, sedangkan waktu kerja yang terlama adalah pada desain panjang I m dengan diameter 30 cm, yaitu 4,15 menit. Waktu kerja kerja tercepat pengeluaran limbah dengan metode tali adalah pada dimensi ikatan panjang 1,5 m dengan diameter 26,55-31,98 cm, yaitu 5,53 menit, sedangkan waktu kerja terlama adalah pada dimensi ikatan panjang 1 m dengan diameter 30,6-38,0 cm, yaitu 6,43 menit,.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129251
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository