Penerapan Mata Pelajaran Pesisir dan Laut Berbasis Kompetensi bagi Siswa Sekolah Dasar di Pulau Pramuka, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
View/ Open
Date
2005Author
Indrayanto, Yanuar
Kusumastuti, Yatri Indah
Sobari, Moch. Prihatna
Metadata
Show full item recordAbstract
Selama ini pendidikan Sekolah Dasar yang diberikan kepada anak-anak
nelayan di Kepulauan Seribu masih berlandaskan kurikulum lama dan belum
berbasis pada sektor kelautan. Hal ini memb uktikan bahwa sistem kurikulum
Sekolah Dasar yang ada di Kepulauan Seribu khususnya di Pulau Pramuka
masih menganut paradigma lama yang lebih berorientasi pada konsep negara
agraris. Padahal Indonesia merupakan negara maritim dengan taut yang sangat
luas, mencapai 5,8 juta km2 dan pantai sepanjang 81.000 km. Minimnya
pendidikan kelautan berkaitan erat dengan kebijakan pembangunan di Indonesia,
termasuk pembangunan di bidang pendidikan yang dulunya lebih berorientasi ke
darat.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perubahan aspek kognitif dan
afektif da1am penyampaian mata pelajaran "Pesisir dan Laut Kita" serta
mengetahui materi muatan lokal dan strategi pengembangan pelajaran kelautan
yang dianggap cocok. Metode yang digunakan metode experimental research
atau riset eksperimen. Pada penelitian ini kelompok subjek yang diteliti dan
menerima perlakuan tertentu adalah murid kelas 5 SON Pulau Panggang 02
Pagi.
Materi yang diajarkan adalah materi hasil modifikasi dari materi asli mata
pelajaran Pesisir dan Laut Kita buatan Coremap - UPI dengan kondisi
lingkungan yang ada di Pulau Pramuka. Materi tersebut sangat cocok diterapkan
di SON Pulau Panggang 02 Pagi. Kendala penyampaian materi pada penelitian
kali ini adalah masalah cuaca, terutama pada saat sesi kedua di luar kelas
Pada umumnya materi yang disampaikan dinilai sesuai dengan
kebutuhan dan kondisi lingkungan dan masyarakat di lokasi penelitian, terutarna
topik mengenai ekosistem perairan laut dangkal (terumbu karang, mangrove dan
lamun) serta jenis-jenis masalah yang terjadi di Pulau Pramuka. Selain itu
metode pengajaran yang efektif dan cocok diterapkan pada siswa kelas 5 SDN
Pulau Panggang 02 Pagi adalah metode permainan dan pengamatan lapang.
Dengan memperhatikan terjadinya kecenderungan peningkatan nilai
pretest dan posttest maka dapat dinyatakan bahwa telah terjadi perubahan
kognitif dan afektif pada siswa, terutama pada topik-topik yang berkaitan dengan
Ekosistem Terumbu Karang. Efektivitas penyampaian mata pelajaran pesisir dan
laut yang mengacu pada kurikulurn berbasis kompetensi dan disampaikan secara
berkesinambungan dalam waktu singkat dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut,
yaitu materi, metode, alat dan bahan penunjang pengajaran, suasana belajar
serta tingkat stress.
