View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kentang

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.283Mb)
      Date
      2010
      Author
      Amirulsamsi, Luki
      Hadianto, Adi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Berkurangnya luasan lahan menyebabkan petani kentang akan berusaha menggunakan lahannya secara maksimal dengan meningkatkan produktivitas. Dalam proses peningkatan produktivitas tersebut, komponen biaya usahatani menjadi sangat penting, biaya yang digunakan untuk sarana produksi seperti bibit, pupuk, obat, tenaga kerja, dan biaya lainnya akan digunakan secara efektif dan efisien. Kondisi cuaca yang tidak menentu yang terjadi belakangan ini diduga akan mempengaruhi struktur biaya dan pendapatan yang diterima oleh petani, dimana biaya yang digunakan yaitu biaya obat-obatan akan semakin besar, dan mengurangi pendapatan. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kentang di Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Tujuan penelitian ini yaitu : (1) menganalisis struktur biaya usahatani kentang dan pendapatan rumahtangga petani kentang, dan (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kentang. Penelitian dilakukan di Desa Margamekar, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Desa Margamekar merupakan kawasan Agropolitan sebagai salah satu sentra produksi kentang di Kabupaten Bandung. Pengambilan data dilakukan selama kurang lebih satu bulan, yaitu bulan Mei-Juni 2010. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait desa, kecamatan, kabupaten, dan tingkat provinsi seperti Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bandung, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, dan Badan Pusat Statistik, serta literatur yang terkait dengan penelitian. Analisis mengenai struktur biaya usahatani kentang dan pendapatan rumahtangga petani kentang menggunakan metode deskriptif, sedangkan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kentang menggunakan model regresi linear berganda (OLS). Pengolahan data dilakukan menggunakan komputer dengan program Microsoft Excel 2007 dan Minitab 14. Hasil analisis struktur biaya usahatani kentang dan pendapatan rumahtangga petani kentang, didapatkan bahwa biaya tunai usahatani lebih banyak dikeluarkan oleh petani penyewa lahan dibandingkan petani pemilik lahan. Proporsi biaya tunai terbesar baik petani pemilik lahan maupun petani penyewa lahan berasal dari pengadaan sarana produksi bibit, pupuk, fungisida, dan tenaga kerja luar keluarga. Proporsi biaya yang diperhitungkan (non tunai) lebih banyak dikeluarkan oleh petani pemilik lahan dibandingkan petani penyewa lahan, dimana proporsi biaya non tunai terbesar berasal dari pengadaan bibit dan tenaga kerja dalam keluarga. Total biaya yang dikeluarkan oleh petani penyewa lahan lebih besar dibandingkan petani pemilik lahan. Pendapatan atas biaya tunai dan pendapatan atas biaya total petani penyewa lahan lebih besar dibandingkan petani pemilik lahan, sehingga memiliki rasio R/C atas biaya total yang lebih besar. Sumber pendapatan non usahatani kentang baik petani pemilik lahan ii maupun petani penyewa lahan pada musim tanam ini memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan rumahtangga petani kentang. Namun demikian usahatani kentang masih menjadi sumber mata pencaharian utama rumahtangga petani kentang. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani kentang, diketahui variabel yang berpengaruh nyata tersebut adalah harga kentang, biaya pupuk, biaya tenaga kerja dalam keluarga dan produktivitas. Sementara variabel yang tidak berpengaruh secara nyata, yaitu biaya bibit, biaya obat, biaya angkut, tingkat pendidikan, pengalaman usahatani kentang, dan dummy status kepemilikan lahan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129178
      Collections
      • UT - Agribusiness [4776]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository