View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perbandingan biaya dan kerugian ekonomi non-pelanggan dan pelanggan air bersih PT Palyja studi kasus Kelurahan Kamal Muara dan Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (431.7Kb)
      Date
      2010
      Author
      Irfanti, Caresza
      Syaukat, Yusman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Keterbatasan pelayanan air bersih PT PALYJA mengakibatkan daerah layanan operasional PT PALYJA terbagi menjadi dua daerah, yaitu daerah yang terjangkau jaringan air bersih dan daerah yang tidak terjangkau jaringan air bersih. Daerah yang terjangkau jaringan air bersih terbagi menjadi dua kategori pelanggan yaitu pelanggan langsung dan pelanggan tidak langsung. Daerah yang tidak terjangkau jaringan air bersih PT PALYJA merupakan daerah dimana tidak ada warga yang menjadi pelanggan air bersih PT PALYJA di daerah tersebut. Kelurahan Kamal Muara adalah salah satu kelurahan yang tidak terjangkau layanan air bersih perpipaan PT PALYJA. Dampak dari tidak adanya layanan air bersih perpipaan yang dirasakan adalah kerugian ekonomi akibat biaya-biaya yang harus dikeluarkan dalam rangka pengusahaan penyediaan air bersih. Rumah tangga non-pelanggan dan pelanggan tidak langsung harus mengeluarkan biaya lebih besar dibandingkan dengan rumah tangga pelanggan langsung yang berlangganan air bersih PT PALYJA. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk membandingkan biaya dan kerugian ekonomi rumah tangga yang dialami oleh non-pelanggan dan pelanggan air bersih PT PALYJA. Adapun tujuan khusus dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Membandingkan sumber air yang digunakan setiap rumah tangga non pelanggan dan pelanggan dan mengestimasi berapa volume pemakaian. 2) Membandingkan biaya pembelian air dan estimasi kerugian ekonomi rumah tangga non-pelanggan dan pelanggan tidak langsung dengan pelanggan langsung. 3) Mengidentifikasi persepsi masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan air nonpelanggan air bersih PT PALYJA di masa depan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan wawancara kepada responden dan observasi langsung di lapangan. Data sekunder pada penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber yang relevan, meliputi data mengenai semua hal menyangkut informasi tentang penyediaan air bersih perpipaan. Membandingkan volume pemakaian air dan sumber air dilakukan dengan analiasis deskriptif. Estimasi kerugian ekonomi diestimasi dengan metode cost of illness dan opportunity cost. Kerugian yang dirasakan oleh rumah tangga non-pelanggan dan pelanggan tidak langsung layanan air bersih perpipaan PT PALYJA di Kelurahan Kamal Muara RW 01 dan RW 04 dan Kelurahan Kapuk Muara RW 09 adalah berupa biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan air bersih. Pemakaian air bagi rumah tangga non-pelanggan bersumber dari air pikulan, air sumur bor, dan air galon, sedangkan rumah tangga pelanggan menggunakan sumber air bersih tunggal yaitu air PAM. Rata-rata volume pemakaian air rumah tangga non-pelanggan adalah yang terendah yaitu sebesar 7,67 m3/bulan. Rumah tangga pelanggan tidak langsung memiliki rata-rata volume pemakaian air sebesar 8,05 m3/bulan dan rumah tangga pelanggan langsung memiliki rata-rata volume pemakaian terbesar dari seluruh jenis pelanggan yaitu sebesar 22,10 m3/bulan. Namun dalam hal pembiayaan, rumah tangga non-pelanggan mengeluarkan biaya tertinggi bila dibandingkan dengan rumah tangga pelanggan. Kerugian ekonomi rumah tangga yang dialami nonpelanggan dan pelanggan tidak langsung tercermin dari cost of illness dan opportunity cost. Estimasi Cost of illness non-pelanggan dalam setahun adalah sebesar Rp 266.000. Opportunity cost non-pelanggan adalah sebesar Rp 524.118 dan opprtunity cost pelanggan tidak langsung adalah sebesar Rp 154,700. Persepsi responden terhadap usaha pemenuhan kebutuhan air dimasa depan berdasarkan kebutuhan warga yang tertinggi adalah pembangunan jaringan air bersih perpipaan di Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129027
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository