Analisis respon penawaran jagung di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur periode 1977-1997
Abstract
Permintaan jagung di Indonesia dewasa ini semakin meningkat, namun peningkatan permintaan ini belum dapat diimbangi oleh peningkatan produksinya sehiqggf. Indonesia a1asih harus mengimpor dari luar negeri uotuk mencukupi kebutuhan domestik. Kondisi itu mendorong perlunya dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan prnduksi jagung nasional.
Pada dasarnya produksi jagung itu sangat dipengaruhi oleh keputusan petani dalam mengalokasikan
sumber daya yang dimilikinya yaitu modal, lahan dan tenaga kerja untuk memutuskan tanaman apa yang akan diusahakan di lahan pertaniannya. Keputusan petani tersebut akan dipengaruhi oleh kondisi lingkungan di antaranya harga komoditas itu seadiri, harga komoditas lain, harga input,
perkembangan teknologi dan perbedaan lokasi. Berdasar uraian di atas mab tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui gambaran produksi jagung di daerah Jawa Tenah dan Jawa Timur serta
menganalisis seberapa besar pengaruh peningkatan harga jagung, harga komoditas alternatif, harga
input, perkembangan teknologi dan perbedaan. lokasi terhadap respon areal panen dan respon
produktivitas jagung di kedua daerah sentra produksi jagung tebesar di Indonesia tersebut.
