Unit penangkapan Gillnet dan prospek pengembangannya di Indramayu Jawa Barat
View/ Open
Date
2004Author
Novela, Vivi Sovia
Imron, Mohammad
Baskoro, Mulyono S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Pembangunan perikanan pada hakekatnya diarahkan untuk meningkatkan pendapatan nelayan. Peningkatan pendapatan nelayan dapat dicapai antara lain dengan meningkatkan produksi. Salah satu cara peningkatan produksi perikanan tersebut adalah dengan pengusahaan unit penangkapan ikan yang produktif yakni yang tinggi dalam nilai dan jumlah hasil tangkapan. Gillnet merupakan salah satu alat tangkap yang mudah dalam pengoperasian dan hasil tangkapannya bernilai ekonomis penting. Sebagian besar atau sekitar 61,03% nelayan di Indramayu menangkap ikan dengan alat tangkap gillnet sehingga menarik untuk diketahui mengenai kemungkinan pengembangannya di Indramayu.
Hubungan antara upaya penangkapan dengan CPUE ditunjukkan dengan persamaan garis regresi CPUE=2,231 0,00003ƒ dengan demikian slope a bernilai - 2,231 dan slope b bernilai 0,00003, dari nilai b sebesar 0,00003 atau mendekati nol berarti nilai catch per unit effort (CPUE) relatif konstan untuk setiap penambahan tingkat upaya penangkapan. Berdasarkan persamaan dapat ditentukan upaya optimum yang dapat dilakukan dan tingkat pemanfaatan yang telah dilakukan. Rata- rata upaya penangkapan yang dilakukan per tahun adalah 11.209,1 trip, angka ini di bawah upaya optimum yaitu 37.183,333 trip/tahun hal ini menunjukkan bahwa
dengan jumlah alat tangkap gillnet yang ada di Indramayu saat ini masih dapat melakukan operasi penangkapan ikan. Pengembangan usaha unit penangkapan gillnet di Indramayu dapat ditingkatkan dengan merumuskan alternatif strategi yang tepat. Alternatif strategi pengembangan
yang dihasilkan berdasarkan analisis SWOT adalah:
(1) Peningkatan sumberdaya manusia baik aparatur maupun nelayan;
(2) Pembangunan sarana dan prasarana pelabuhan;
(3) Penegakkan sistem monitoring atau pengawasan dan evaluasi;
(4) Memperluas daerah penangkapan; dan
(5) Memperluas pemasaran hasil tangkapan...
