Meningkatkan efektifitas pupuk majemuk phonska untuk pertanaman bayam, Amaranthus tricolor L. dengan bahan organik pada latosol Darmaga
View/ Open
Date
2007Author
Irawati, Ambar Isma
Sinukaban, Naik
Haridjaja, Oteng
Metadata
Show full item recordAbstract
Untuk memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman perlu adanya penambahan hara melalui pemupukan. Ada kalanya pemberian pupuk ini menjadi tidak efisien karena adanya pencucian akibat kelebihan air baik dari hujan maupun kelebihan pemberian air. Untuk mengurangi tingkat pencucian maka diperlukan pemberian amelioran.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas pupuk majemuk PHONSKA pada tanah Latosol Dermaga sebagai akibat pemberian kompos dan eir di atas kader air kapasitas lapang.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, yang terdiri dari dua faktor. Faktor ke satu adalah pemberian kompos yang terdiri dari 0 ton/ha (KO), 10 ton/ha (KI), 20 ton/ha (K2) dan faktor ke dua adalah perlakuan pemberian air yang terdiri dari 100 % Kadar Air Kapasitas Lapang (KAKL) (A1), 120 % KAKL (A2), 140 % KAKL (A3), 160 KAKL (A4). Dengan demikian terdapat 12 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 36 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kompos nyata.
menurunkan total pencucian N dan P tetapi meningkatkan total pencucian K dan
produksi bayam, sedangkan pemberian air di atas kapasitas lapang nyata
meningkatkan total pencucian N, P dan K tetapi menurunkan produksi bayan.
Interaksi antara penggunaan kompos dan pemberian air di atas kapasitas lapang
menunjukkan bahwa efektifitas pupuk PHONSKA untuk tanaman bayam akan
meningkat dengan pemberian kompos sampai 20 ton/ha, apabila pemberian air
hanya sampai 100 % KAKL. Efektifitas pupuk PHONSKA pada tanaman bayam
akan menurun dengan meningkatnya pemberian air melebihi 100 % KAKL pada
setiap level pemberian kompos.
