View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian pemanfaatan air kelapa dan limbah cair peternakan sebagai media alternatif perbanyakan Pseudomonas fluorescens serta uji potensi antagonismenya terhadap Ralstonia solanacearum

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.265Mb)
      Date
      2007
      Author
      Ratdiana
      Giyanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan memanfaatkan air kelapa dan limbah cair peternakan sebagai media alternatif perbanyakan Pseudomonas fluorescens P-24 dan melihat potensi antagonismenya terhadap penyebab penyakit layu bakteri Relstonia solanacearum. Manfaat penelitian ini adalah memberikan nilai tambah air kelapa dan limbah cair peternakan sebagai media alternatif untuk perbanyakan P fluorescens. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Bakteriologi Tumbuhan Departemen Proteksi Tanaman dan rumah kaca kebun percobaan Cikabayan, Institut Pertanian Bogor. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap yaitu melihat pertumbuhan P. fluorescens pada air kelapa dan limbah cair peternakan, melihat pengaruh penambahan ekstrak usus ayam dan gula pasir pada air kelapa dan limbah cair peternakan terhadap pertumbuhan P. fluorescens, uji antagonisme terhadap R. solanacearum secara in-vitro dengan metode dual culture dan secara in-vivo dengan pengujian perkecambahan benih. Hasil penelitian menunjukan bahwa air kelapa dan limbah cair peternakan dapat digunakan sebagai media alternatif perbanyakan P. fluorescens P-24. Hal ini disebabkan kedua limbah organik tersebut memiliki kandungan nutrisi-nutrisi esensial yang dibutuhkan oleh bakteri seperti nitrogen, karbon, dan fosfor. Media air kelapa mumi (50 ml air kelapa dengan pH 7) dan limbah cair peternakan III (40 ml limbah cair peternakan, 10% ekstrak usus ayam, dan 0% gula pasir dengan pH 7) adalah komposisi yang memiliki pertumbuhan mendekati media standar. P. fluorescens P-24 mampu menekan perkembangan R. solanacearum secara in- vitro dan in-vivo. Hal ini disebabkan adanya aktivitas dari senyawa metabolit- metabolit skunder dan senyawa-senyawa lain seperti hormon IAA (Indol Acetic Acid), amonia, dan fosfat anorganik. Bakteri ini juga berpengaruh terhadap vigoritas (warna daun dan ketegakan tanaman) dan tinggi tanaman.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128894
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository