View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh jenis media preservasi dan lama penyimpanan gelap terhadap kemampuan tumbuh planlet kentang (Solanum tuberosum L.)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.020Mb)
      Date
      2001
      Author
      Puspita, Ira
      Budiarti, Tati
      Wattimena, G.A
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian dilaksanakan pada bulan November 1999 sampai September 2000, di Laboratorium Bioteknologi Biologi Molekuler dan Seluler, Pusat Penelitian Bioteknologi IPB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh jenis media preservasi dan lama penyimpanan gelap terhadap kemampun tumbuh planlet kentang. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan dua faktor, yaitu jenis media preservasi dan lama penyimpanan gelap. Jenis media preservasi terdiri dari atas 40 g/l sukrosa, 40 g/l sukrosa + 2 g/l hyponex, 40 g/l sukrosa + 18 mg/l spermidin, 40 g/l sukrosa + 2.5 mg/l PTS (Perak Thiosulfat), 40 g/l sukrosa + 2 g/l hyponex + 18 mg/l spermidin, 40 g/l sukrosa + 2 g/l hyponex + 2.5 mg/l PTS, 40 g/l sukrosa + 18 mg/l spermidin + 2.5 mg/l PTS dan 40 g/l sukrosa + 2 g/l hyponex + 18 mg/l spermidin +2.5 mg/l PTS. Lama penyimpanan gelap terdiri atas 0, 4, 8 dan 12 hari. Semua percobaan terdiri dari lima ulangan sehingga terdapat 8 x 4 x 5 = 160 satuan percobaan, setiap satuan percobaan terdiri dari empat planlet sehingga jumlah planlet yang digunakan pada percobaan ini sebanyak 640 planlet. Percobaan dilakukan sampai pada tahap aklimatisasi di rumah ketat serangga dengan menggunakan media arang sekam. Respon planlet yang diamati selama penyimpanan adalah pertambahan jumlah akar dan buku, sedangkan respon planlet yang diamati pada saat pra aklimatisasi di aboratorium dan aklimatisasi di rumah ketat serangga adalah pertambahan jumlah buku, pertambahan tinggi, persentase hidup dan lamanya waktu pemulihan (recovery periode). Setelah penyimpanan gelap planlet mengalami perubahan secara visual pada berbagai jenis media preservasi yang digunakan, perubahan yang ditimbulkannya adalah pemanjangan batang planlet, warna batang pucat, daun menguning dan mudah rontok serta planlet menjadi kurang tegar (lemas). Gejala- gejala yang ditimbulkan selama penyimpanan semakin tampak dengan semakin..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128864
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository