View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kaji Banding Kualitas Semen Beku Sapi FH (Friesian holstein) Menggunakan Pengencer dari Berbagai Balai Inseminasi Buatan di Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.771Mb)
      Date
      2005
      Author
      Yanti, Defi
      Arifiantini, R. Iis
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas semen beku sapi FH serta nilai ekonomi dengan menggunakan bahan pengencer semen yang dipakai oleh beberapa BIB di Indonesia. Semen berasal dari tiga ekor sapi jantan sebanyak 16 ejakulat dikoleksi menggunakan vagina buatan dua kali seminggu. Semen yang didapat dievaluasi dan diencerkan dengan empat jenis bahan pengencer yaitu pengencer BIB I, BIB II, pengencer paten AndroMed® (A) dan tris kuning telur resep FKH IPB (TF). Pengamatan dilakukan pada saat semen segar, pasca pengenceran, pasca ekuilibrasi dan pasca thawing. Variabel yang diamati meliputi persentase sperma motil, persentase sperma hidup dan persentase spenna abnormal. Data yang terkompilasi diolah menggunakan program statistical analysis system (SAS) versi 6.12. Hasil penelitian persentase sperma motil pasca pengenceran dan pasca ekuilibrasi menunjukkan perbedaan yang sangat nyata (P<0.01). Pengencer BIB II lebih rendah dibandingkan pengencer lain. Sedangkan pada pasca thawing persentase sperma motil berbeda sangat nyata (P<0.01) antar bahan pengencer, dengan sperma motil tertinggi adalah pengencer A ( 57.90%); BIB I (52.09%); TF (46.36%) dan BIB II (26.09%). Pengaruh pengencer terhadap persentase sperma hidup barn terlihat pada pasca ekuilibrasi, dimana BIB II nyata paling rendah dibandingkan ketiga pengencer yang lain. Pasca thawing menunjukkan hasil yang sangat berbeda nyata (P<0.01) antar keempat pengencer, dengan sperma hidup tertinggi terdapat pada pengencer A (72.76%); BIB I (69.77 %); TF (64.05%) dan BIB II (51.28%). Persentase sperma abnormal yang paling tinggi nyata terdapat pada pengencer A (6.98%) dan persentase sperma abnormal terendah terdapat pada pengencer TF ( 4. 78% ). Berdasarkan penghitungan bahan yang digunakan untuk produksi semen beku, harga satu dosis masing-masing pengencer adalah BIB I (Rp. 1 158.17 ); A (Rp. 715.00); TF (Rp. 671.35 ) dan BIB II (Rp. 653.52). Dari basil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengencer A mempunyai kualitas semen pasca thawing terbaik dengan harga yang sedang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128826
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository