Optimasi Pola Tanam pada Lahan Pertanian dengan Mempertimbangkan Potensi Erosi, Land Rent, dan Kecukupan Beras di Wilayah Subang, Jawa Barat
View/ Open
Date
2014Author
Sholihah, Rizqi I'anatus
Panuju, Dyah Retno
Wahjunie, Enni Dwi
Metadata
Show full item recordAbstract
Peningkatan jumlah penduduk menyebabkan peningkatan permintaan akan
lahan untuk area produksi pangan, permukiman, dan fasilitas umum. Sementara
itu, ketersediaan lahan untuk memenuhi semua kebutuhan hidup manusia relatif
tetap dan terbatas, sehingga mendorong terjadinya penggunaan lahan yang tidak
sesuai daya dukungnya. Ketidaksesuaian antara pemanfaatan lahan dengan daya
dukungnya memberikan dampak buruk secara fisik dan ekonomi. Guna
menghindari hal tersebut diperlukan pemilihan pola tanam yang optimal pada
lahan pertanian untuk mendukung perencanaan pembangunan pertanian yang
berkelanjutan. Model optimasi linear goals programming (LGP) dipilih untuk
menyusun alternatif pengelolaan sumberdaya lahan. Wilayah penelitian mencakup
empat kecamatan di Kabupaten Subang, yaitu Kecamatan Cipeundeuy, Kalijati,
Pabuaran, dan Patokbeusi. Perumusan model optimasi pola tanam pada lahan
pertanian di wilayah ini disusun untuk mencapai tiga sasaran, yaitu (1) erosi
ditekan seminimal mungkin sehingga dapat menjaga kelestarian lahan, (2)
memberikan manfaat ekonomi tertinggi bagi petani, dan (3) memenuhi kebutuhan
beras penduduk di wilayah penelitian. Hasil akhir penyusunan model optimasi ini
adalah pola tanam optimal untuk setiap satuan lahan yang memenuhi tiga sasaran
skenario. Pada penelitian ini disusun 12 skenario dengan sasaran berbeda. Hasil
optimasi menunjukkan bahwa skenario VI dan XII memenuhi target yang
diharapkan dibandingkan skenario lainnya. Kedua skenario ini menghasilkan pola
tanam optimal dengan nilai erosi paling rendah sebesar 85.528,10 ton/tahun,
memberikan manfaat ekonomi tertinggi bagi petani sebesar Rp 525.890.970.000,-
dan mampu memenuhi kebutuhan beras penduduk di wilayah penelitian sebesar
46.598 ton GKP untuk skenario VI serta 181.730 ton GKP untuk skenario XII.
Berdasarkan hasil analisis decision tree, pola sebaran spasial lahan optimal
dipengaruhi oleh manfaat ekonomi yang diperoleh petani.
