View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Simulasi populasi Lalat Rumah (Musca domestica) berdasarkan data suhu dan kelembaban di Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (10.69Mb)
      Date
      2016
      Author
      Sakinah, Kiki
      Hidayati, Rini
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tingkat pertumbuhan suatu organisme secara umum dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Salah satu faktor lingkungan adalah unsur iklim antara lain suhu dan kelembaban udara. Penelitian ini bertujuan mengetahui besamya potensi perkembangan populasi lalat rumah (Musca domestica) di wilayah Bandung, Bogor, dan Cirebon pada tahun kejadian ENSO dan tahun normal. Data penelitian yang digunakan adalah suhu dan kelembaban dari data reanalisis ECMWF yang telah dikoreksi dengan data observasi dari Stasiun Geofisika Bandung, Stasiun Klimatologi Dramaga, dan Stasiun Meteorologi Jatiwangi. Analisis perhitungan populasi lalat rumah didapatkan dari laju perkembangan pradewasa lalat dan periode waktu perkembangan telur-dewasa lalat yang dihitung berdasarkan data suhu dan kelembaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan kelembaban mempengaruhi populasi lalat rumah di ketiga kondisi wilayah kajian. Pada kondisi defisit tekanan uap (vpd) hampir mendekati nilai 12 mb, maka laju perkembangan pradewasa lalat terhenti dan populasi lalat rumah akan ikut terpengaruh. Suhu dan defisit tekanan uap di wilayah Bandung selama penelitian selalu dalam kisaran yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan lalat rumah sehingga populasi lalat terus meningkat di semua kondisi, dengan jumlah tertinggi saat kondisi normal yaitu 2xe "³³ ekor lalat. Cirebon dan Bogor mempunyai pola defisit tekanan uap yang lebih bervariasi, sehingga populasi lalat hasil hitungan juga berfluktuasi. Saat defisist tekanan uap minimum, populasi lalat sangat tertekan sampai mencapai nilai nol. Pada kedua lokasi ini jumlah populasi lalat tertinggi pada periode La Nina dengan jumlah populasi di Bogor 1xe"³⁵ ekor dan di Cirebon 9xe "²⁸ ekor. Di Bandung, opsi pembersihan sampah menunjukkan dampak yang sangat nyata dalam menurunkan populasi lalat rumah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128551
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository