View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Aplikasi Kurva Hidrostatik Dalam Pembangunan Kapal Jaring Kejer di Cirebon, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (70.96Mb)
      Date
      2005
      Author
      Nurkustianto, Heru
      Panjaitan, James P.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Di dalam mendesain suatu kapal perikanan biasanya mempertimbangkan tujuan penangkapan, proses penangkapan, karakteristik perairan dan penyimpanan hasil tangkapan. Untuk rancangan umum (general arrangement), rencana garis (lines plan), dan gambar konstruksi yang menampilkan fasilitas dan kelengkapan kapal secara umum, dari sudut pandang atas dan samping. Pembuatan kapal jaring kejer (gillnet) dibuat secara tradisional dengan mencontoh kapal yang dibuat lebih dulu, sehingga panjang, lebar dan bentuknya hampir sama. Ukuran panjang berkisar antara 9,32 - 9,68 m, lebar berkisar antara 2,38 - 2,85 m, dan dalam berkisar antara 0,64 - 0,85 m. Kapal mempunyai bentuk V pada haluan dan buritan sedangkan berbentuk U pada bagian midship. Nilai-nilai parameter hidrostatik cenderung meningkat dengan bertambahnya draft. Hal ini terjadi karena dengan bertambahnya draft kapal, semakin banyak muatan diatas kapal, rnaka luas area badan kapal yang terendam air semakin besar sehingga menyebabkan nilai-nilai parameter hidrostatik semakin besar. Untuk nilai LCB, BM, KM, BML dan KML cenderung menurun seiring dengan bertambahnya draft. Dari garnbar lines plan kapal jaring kejer (gillnet) bagian haluan dan buritan mempunyai bentuk badan ramping yang lancip pada ujungnya . Hal ini karena karakteristik fishing base yang padat dengan kapal dan perairan dangkal berlumpur. Bentuk kapal mempunyai tingkat kegeniukan sedang yang kurang· baik untuk operasi penangkapan ikan dengan alat tangkap pasif. Dengan menggunakan kurva hidrostatik kita dapat membangun kapal baru sesuai dengan parameter-parameter yang dikehendaki. Tinggi maksimum pada saat kapal ke fishing ground, kondisi ½ penuh dan palkah 100% tidak ada perubahan yang berbeda jauh. Hal ini dikarenakan beban perbekalan hampir sama dengan hasil tangkapan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128519
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1891]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository