View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis dampak perubahan iklim terhadap tingkat kesejahteraan nelayan perahu motor tempel di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.81Mb)
      Date
      2010
      Author
      Mayangsari, Nissa
      Bahtiar, Rizal
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana pengaruh perubahan iklim terhadap kondisi nelayan. Adapun tujuan khusus dari penelitian ini adalah menganalisis dampak yang ditimbulkan akibat perubahan iklim terhadap sektor perikanan di Palabuhanratu, mengestimasi besarnya perubahan tingkat kesejahteraan nelayan perahu motor tempel di Palabuhanratu dilihat dari berubahnya Nilai Tukar Nelayan (NTN) sebagai akibat terjadinya perubahan iklim serta menganalisis strategi adaptasi yang dilakukan oleh nelayan perahu motor tempel dalam menghadapi perubahan iklim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tren produksi dan NTN. Tren produksi bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh cuaca terhadap hasil tangkapan alat tangkap payang di Palabuhanratu. NTN merupakan perbandingan antara penerimaan rumah tangga nelayan dengan pengeluaran rumah tangga nelayan dalam satu tahun. NTN digunakan untuk mengestimasi tingkat kesejahteraan nelayan perahu motor tempel di Palabuhanratu. Berdasarkan penelitian, intensitas hujan di Palabuhanratu dari tahun 2005 hingga 2009 cenderung mengalami peningkatan. Sebaliknya, jumlah hasil tangkapan alat tangkap payang di Palabuhanratu dari tahun 2005 hingga 2009 justru cenderung mengalami penurunan. Hal tersebut membuktikan bahwa perubahan iklim secara nyata berdampak terhadap perubahan cuaca yang sangat ekstrim sehingga volume produksi ikan pelagis mengalami penurunan yang sangat signifikan. Selain itu, musim ikan pelagis menjadi tak menentu dari tahun ke tahun dengan base line ialah tahun 2006. Penurunan produksi ikan yang terjadi akan berdampak terhadap penurunan penerimaan nelayan, sehingga tingkat kesejahteraan nelayan ikut menurun. Berdasarkan perhitungan NTN pada tahun 2008, rata-rata NTN untuk nelayan perahu motor tempel di Palabuhanratu ialah sebesar 1,53. Namun pada tahun 2009, rata-rata NTN untuk nelayan perahu motor tempel di Palabuhanratu menurun menjadi 0,89 yang berarti rata-rata penerimaan nelayan perahu motor tempel sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya. Perubahan iklim yang terjadi menuntut nelayan untuk dapat beradaptasi dengan kondisi cuaca yang lebih ekstrim dan tidak dapat diprediksi. Strategi adaptasi yang dilakukan nelayan terdiri dari dua macam, yaitu strategi adaptasi internal dan strategi adaptasi eksternal. Strategi adaptasi internal berasal dari nelayan itu sendiri sedangkan strategi adaptasi eksternal berasal dari PPN Palabuhanratu. Selain strategi adaptasi tersebut, dibutuhkan juga kebijakan di bidang kemanusiaan, ekosistem, dan pemerintahan guna mengurangi dampak dari perubahan iklim dan meningkatkan kesejahteraan nelayan perahu motor tempel. Adapun rekomendasi kebijakan di bidang kemanusiaan adalah nelayan seharusnya memiliki alternatif mata pencaharian lain agar tetap memiliki penghasilan pada saat musim paceklik. Selain itu, nelayan juga seharusnya diberikan pelatihan softskill agar mereka ii memiliki keahlian lain selain melakukan penangkapan. Rekomendasi kebijakan di bidang ekosistem terkait dengan ancaman deforestrasi yang terjadi di Indonesia. Deforestrasi yang terjadi membuat area hutan yang dapat menyerap karbon menjadi berkurang. Oleh karena itu, hutan sebagai penyerap dan penyimpan karbon sudah sepatutnya untuk dijaga baik oleh pemerintah maupun masyarakat sekitar hutan. Selain itu, diperlukan kebijakan pengelolaan ekosistem yang terintegrasi antara daratan dan lautan, sehingga pemanfaatan sumberdaya di darat tidak mempengaruhi sumberdaya di laut. Rekomendasi kebijakan di bidang pemerintahan adalah pendirian bank nelayan dan pemberian bantuan berupa peningkatan kapal dan alat tangkap. Bank nelayan nelayan diharapkan dapat membantu nelayan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dengan bunga pengembalian yang rendah. Bantuan yang diberikan berguna untuk meningkatkan status nelayan buruh menjadi nelayan pemilik dan menciptakan diversifikasi alat tangkap agar nelayan dapat melaut sepanjang tahun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128333
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository