Aktivitas antimalaria fraksi hasil fraksinasi ekstrak etanol Kayu Bidara Laut (Styrchnos ligustrina BLUME)
View/ Open
Date
2016Author
Herwanda, Satungga Yusuf
Syafii, Wasrin
Sari, Rita Kartika
Metadata
Show full item recordAbstract
Ekstrak kayu bidara laut (Stychnos ligustrina Blume.) berpotensi mengandung zat ekstraktif yang bersifat anti malaria.Tujuan dari penelitian ini adalah menfraksinasi ekstrak etanol kayu bidara laut, menentukan kadar fraksi dan aktivitas anti malarianya serta menganalisis komponen kimia dua fraksi teraktif. Fraksinasi menggunakan metode kromatografi cair vakum (KCV) dengan pelarut kloroform dan methanol. Fraksi diuji aktivitas antimalarianya dengan parasit Plasmodium falciparum secara in vitro. Fraksi teraktif dianalisis komponen kimianya dengan kromatografi gas spektrofotometer massa (GC-MS). Fraksinasi ekstrak etanol dalam KCV menghasilkan 6 fraksi dengan rendemen berturut-turut 2.38, 0.1, 14.28, 22.34, 30.34, dan 25.57%. Fraksi 3 dan fraksi 4 memiliki aktivitas antimalaria sangat tinggi dengan nilai IC50 1.99 dan 0.39 µg/mL. Fraksi 1 tergolong aktif dengan nilai IC50 81.04 µg/mL, sedangkan fraksi 2, 5, dan 6 tidak tergolong fraksi yang aktif dengan nilai IC50 berturut-turut 1581.60, 1123.22, dan 81.04 mg/mL. Fraksi 3 dan fraksi 4 mengandung senyawa golongan alkaloid, fenolik, dan asam lemak.
Collections
- UT - Forestry Products [2466]
