View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Uji ketahanan secara in vitro klon-klon kentang hasil persilangan kultivar Atlantik dan kultivar Granola terhadap penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum) dan busuk lunak(Erwinia carotovora)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.139Mb)
      Date
      2007
      Author
      Muklisah
      Purwito, Agus
      Maharijaya, Awang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan untuk menguji ketahanan beberapa klon kentang hasil persilangan kultivar Atlantik dan kultivar Granola terhadap penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum) dan busuk lunak (Erwinia carotovora) secara a in vitro. Semua kegiatan percobaan dalam penelitian ini dilaksanakan di Labormorium Kultur Jaringan Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor dimulai pada bulan Februari 2007 sampai dengan Juni 2007. Penelitian dilakukan dengan percobaan faktor tunggal dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 10 ulangan. Satu satuan percobaan merupakan satu botol yang berisi 4 eksplan stek buku tunggal yang ditanam secara horizontal. Semua botol kultur selanjutnya disimpan pada rak-rak dalam ruangan terisolasi selama 4-5 minggu. Inokulasi bakteri dilakukan dengan metode gunting pucuk setelah tanaman berumur 4-5 minggu. Pengamatan dilakukan setiap hari yang dimulai dari satu hari setelah tanaman diinokulasi bakteri sampai tanaman mati. Dari hasil penelitian ini diperoleh beberapa klon kentang hasil persilangan kultivar Atlantik dan kultivar Granola yang memiliki tingkat ketahanan yang baik terhadap penyakit layu bakteri dan busuk lunak. Atnola 8 memiliki tingkat ketahanan yang baik terhadap layu bakteri, namun agak rentan terhadap serangan busuk lunak. Atnola 10 rentan terhadap layu bakteri dan agak rentan terhadap serangan busuk lunak, sedangkan Atnola 25 rentan terhadap layu bakteri tetapi agak tahan terhadap serangan busuk lunak.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/128229
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository