Pengelolaan panen tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Teluk Siak PT. Inti Persada, Minamas Plantation, Riau
Abstract
Tujuan dari pelaksanaan magang ini adalah memperoleh pengetahuan teknis, pengalaman lapangan, keterampilan kerja dan memperluas wawasan mahasiswa di perusahaan perkebunan kelapa sawit. Kegiatan magang ini dimulai pada tanggal 12 Februari 2007-12 Juni 2007, bertempat di kebun Teluk Siak PT. Aneka Inti Persada, Minamas Plantation, Riau.
Metode yang digunakan pada kegiatan magang adalah pengumpulan data dan informasi yang dilakukan melalui pengamatan serta praktek kerja di lapangan dengan turut kerja aktif dalam pelaksanaan kegiatan, wawancara dan diskusi. Pelaksanaan kegiatan langsung di lapangan sebagai pekerja harian lepas (PHL) selama dua bulan, pendamping mandor dan mandor I selama satu bulan, dan pendamping asisten divisi selama satu bulan.
Pekerjaan yang dilakukan mahasiswa dalam pelaksanaan teknis lapang antara lain pemeliharaan tanaman belum menghasilkan dan tanaman menghasilkan. Pengelolaan panen dapat dilaksanakan dengan melakukan pembentukan organisasi panen, pelaksanaan peramalan produksi, jumlah kebutuhan tenaga pemanen, penetapan sistem dan rotasi panen (seksi panen), penentuan kriteria panen dan pengolahan pengangkutan tandan buah segar (TBS). Produksi tanaman kelapa sawit di kebun Teluk Siak PT. Aneka Inti Persada, mengalami peningkatan setiap tahunnya. Peningkatan produksi tanaman kelapa sawit seiring dengan peningkatan berat janjang rata-rata kelapa sawit. Klasifikasi lahan kebun Teluk Siak berdasarkan umur dan produksinya termasuk
ke dalam kelas 4.
Peramalan produksi digunakan untuk memperkirakan besamya produksi yang akan dicapai dimasa yang akan datang. Peramalan produksi di kebun Teluk Sink dibagi menjadi tiga bagian, yakni peramalan budget produksi (target produksi), peramalan produksi semesteran (6 bulan) dan produksi harian. Budget produksi dilaksanakan berdasarkan perhitungan data-data penunjang sebagai faktor koreksi. Peramalan produksi yang rutin dilakukan secara langsung di fapangan adalah peramalan produksi semesteran dan taksasi harian. Hasil dari peramalan budget dan peramalan produksi semesteran digunakan untuk menyusun budget produksi dan alokasi tenaga kerja. Ketepatan peramalan produksi harian ditentukan oleh ketepatan dalam menggunakan kilogram BJR kebun, sedangkan ketepatan dalam melaksanakan sensus produksi semesteran didukung oleh ketepatan perhitungan bunga dan buah.
